Pasar Air Fryer Compact menunjukkan pergerakan menarik sepanjang Mei–Juli 2026. Di tengah dominasi Philips, Gaabor berhasil mencatat pertumbuhan omzet hingga 4x lipat dibanding tahun sebelumnya. Konsumen juga mulai melirik Air Fryer Compact di atas Rp1 juta, sementara TikTok x Tokopedia mencatat pertumbuhan GMV yang signifikan.
Seperti apa peluangnya? Simak data lengkapnya.
Omzet Gaabor Naik 4x Lipat Dibanding Tahun Lalu
Salah satu brand yang mencuri perhatian adalah Gaabor. Dibanding tahun sebelumnya, omzet Gaabor meningkat hingga 4x lipat. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan positioning Gaabor sebagai Air Fryer yang affordable dan multifungsi. Strategi promosi brand ini juga cukup agresif, termasuk menawarkan diskon besar melalui sesi TikTok Live.
Meski pertumbuhannya tinggi, Gaabor masih menghadapi market leader yang sangat kuat. Philips masih mendominasi pasar dengan 75,4% market share, sedangkan Gaabor berada di posisi kedua dan Oxone menempati peringkat ketiga. Meskipun begitu, pertumbuhan Gaabor membuktikan challenger tetap punya ruang untuk berkembang.
Air Fryer Compact di Atas Rp1 Juta Mulai Dilirik
Produk di kisaran Rp500 ribu–Rp1 juta menjadi kontributor omzet terbesar. Namun, dominasinya mulai melemah dibanding tahun sebelumnya. Sebaliknya, sweet spot mulai bergeser ke rentang Rp1–2 juta. Share GMV segmen ini meningkat tajam dari 19,3% pada 2025 menjadi 39,2% pada 2026.
Konsumen mulai terbuka untuk membeli Air Fryer Compact dengan harga lebih tinggi. Artinya, brand punya peluang untuk menawarkan produk dengan value lebih kuat tanpa harus selalu berkompetisi di harga termurah. Fitur multifungsi, desain compact, dan hemat ruang dapat menjadi value proposition untuk membuat harga di atas Rp1 juta terasa sepadan.
Juli Jadi Momentum untuk Push Air Fryer Compact
Performa Air Fryer Compact positif pada Juli 2026. Bagi brand, kondisi ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan visibility dan intensitas promosi selagi demand sedang tumbuh.
Salah satu strategi yang bisa dilakukan adalah menjadikan Compact Air Fryer sebagai hero SKU dan memperkuat komunikasi seputar manfaatnya. Alih-alih hanya menjual spesifikasi, brand dapat menonjolkan value yang dekat dengan kebutuhan konsumen seperti praktis, hemat tempat, dan cocok untuk kebutuhan memasak sehari-hari.
Dari sisi harga, rentang Rp1–2 juta layak mendapat perhatian lebih karena kontribusi GMV-nya sedang bertumbuh. Brand dapat mengombinasikan positioning tersebut dengan voucher atau promo terbatas untuk meningkatkan conversion.
TikTok x Tokopedia Jadi Channel Potensial untuk Air Fryer Compact
Data MarketHac menunjukkan, GMV Air Fryer Compact di TikTok x Tokopedia tumbuh +310,3% YoY, dan jumlah unit terjual meningkat +223,2% YoY. Dengan begitu, TikTok x Tokopedia sangat menarik untuk dimaksimalkan.
Air Fryer dapat didemokan secara visual. Brand bisa memperlihatkan ukuran produk, cara penggunaan, hasil masakan, hingga berbagai fungsi dalam satu perangkat melalui video pendek atau live shopping. Strategi ini pun dapat digabung dengan promo eksklusif saat live untuk menciptakan urgency agar konsumen langsung checkout.
Lalu, bagaimana tren penjualan Air Fryer akan bergerak sepanjang Q3 2026? Brand, harga, dan channel mana yang punya peluang paling besar?
Klik di sini untuk dapatkan data Home Appliances yang lebih lengkap.




