Skip to content

Ready to win in 2027? Start early

Analisis Penjualan Barber Daily Setelah Collab dengan Hijoel

Source: markethac.id

Kolaborasi antara brand dan figur yang punya kredibilitas di komunitasnya bisa menjadi salah satu cara untuk memperkuat positioning produk. Hal ini juga dilakukan Barber Daily dengan menggandeng Hijoel sebagai haircare educator. Hijoel sendiri memiliki nama yang cukup dikenal di komunitas hairdresser.

Namun, apakah kolaborasi tersebut langsung terlihat pada performa penjualan Barber Daily?


Bagaimana Performa Barber Daily Setelah Kolaborasi?

Berdasarkan data Markethac, kategori Shampoo periode 19 Juli–29 Agustus 2026, pertumbuhan kategori justru terlihat lebih cepat dibandingkan pergerakan penjualan Barber Daily. 

Dalam tiga minggu, GMV kategori Shampo tumbuh sekitar 52,9%. Sementara itu, GMV mingguan Barber Daily relatif mengalami fluktuasi hanya di angka 2%, dan turun ke titik terendah di minggu terakhir -8%.

Barber Daily Keluar dari Top 10

Analisis Penjualan Barber Daily Setelah Collab dengan Hijoel

Jika melihat perbandingan sebelum dan sesudah kolaborasi, posisi Barber Daily juga belum menunjukkan peningkatan. Sebelum kolaborasi, Barber Daily berada di peringkat #9 dengan market share 2,54%. Empat minggu setelah kolaborasi, posisinya berada di sekitar #13, dengan market share turun menjadi 1,99%.

Data ini menunjukkan bahwa dalam periode before-after tersebut, kolaborasi dengan Hijoel belum terlihat memberikan uplift pada posisi Barber Daily di pasar Shampoo. Namun, angka ini tidak serta-merta menunjukkan bahwa kolaborasi menjadi penyebab turunnya performa. Ada faktor lain yang perlu dilihat brand ketika mengevaluasi efektivitas sebuah campaign, salah satunya adalah price positioning.

Apakah Harga Barber Daily Sudah Berada di Sweet Spot?

Melihat keseluruhan pasar Shampoo, konsumen terlihat terkonsentrasi pada dua area harga. Rentang Rp25–75 ribu menyumbang 31,4% GMV, sementara Rp100–150 ribu menjadi bucket harga terbesar dengan 17,9% share. Temuan ini menunjukkan bahwa peluang di kategori Shampoo tidak hanya berada pada produk affordable. Segmen mid-tier juga memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap pasar.

Bagi brand seperti Barber Daily, data tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk melihat kembali apakah harga produknya sudah berada di area yang sesuai dengan demand pasar dan positioning yang ingin dibangun.

Kolaborasi Bukan Satu-Satunya Faktor yang Perlu Dicek

Kolaborasi dengan figur yang relevan dapat membantu brand membangun awareness dan kredibilitas. Namun, performa penjualan tetap dipengaruhi oleh kombinasi berbagai faktor. Selain kolaborasi, brand dapat mengevaluasi price positioning, performa masing-masing SKU, promo, traffic dan conversion, serta pergerakan kompetitor. Dengan begitu, evaluasi campaign tidak berhenti pada pertanyaan “apakah kolaborasinya berhasil?”, tetapi berkembang menjadi “bagian mana dari strategi yang masih perlu dioptimalkan?”

Untuk brand di kategori Shampoo dan Personal Care, membaca pergerakan pasar secara menyeluruh dapat membantu menemukan ruang pertumbuhan yang lebih sustainable, bukan hanya mengandalkan satu campaign atau kolaborasi.

Ingin mengetahui posisi brand-mu dan menemukan peluang baru? Klik di sini untuk dapatkan datanya.

Share This News


What’s New in E-Commerce

More News

Feedback on this news

Both fields are required.