Pasar bedak bayi menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan di e-commerce Indonesia. Salah satu channel yang mencuri perhatian adalah TikTok x Tokopedia dengan rata-rata growth omzet harian +233,8% dibanding tahun sebelumnya (YoY).
Pertumbuhan ini menunjukkan, minat konsumen terhadap bedak bayi sangat tinggi, terutama di platform social commerce. Lalu, gimana strategi memanfaatkan momentum in?
Bedak Bayi Tetap Laris, Baik di Hari Biasa Maupun Campaign
Berdasarkan data Markethac, Double Date dan Payday sama-sama menghasilkan pertumbuhan penjualan yang positif. Artinya, kategori ini tidak hanya bergantung pada momen promo, tapi konsisten sepanjang bulan.
Bagi brand, kondisi ini membuka banyak peluang untuk menjalankan strategi penjualan secara berkelanjutan tanpa harus menunggu campaign besar.
Konsumen Masih Sensitif terhadap Harga
Mayoritas pembelian berasal dari produk dengan harga di bawah Rp25.000, menjadikannya price range dengan performa terbaik di kategori bedak bayi. Di sisi lain, ukuran di bawah 50 gram juga menjadi pilihan favorit konsumen.
Artinya, pembeli cenderung mencari produk dengan harga terjangkau untuk kebutuhan sehari-hari. Bagi brand, insight ini menjadi dasar untuk menentukan strategi pricing maupun variasi produk yang ditawarkan.
My Baby Dominasi Pasar Bedak Bayi
Persaingan di kategori bedak bayi dipimpin oleh pemain lama. My Baby mempertahankan posisi peringkat pertama dengan market share sebesar 49%, sekaligus menunjukkan dominasinya sejak tahun sebelumnya.
Di bawahnya, terdapat Cussons Baby dengan 21,2% market share, disusul Pigeon di posisi ketiga dengan 8% market share. Meski demikian, jarak antara posisi kedua dan ketiga cukup terbuka, sehingga brand lain punya peluang untuk mengambil celah.
Strategi yang Bisa Dilakukan Brand
Melihat pola belanja konsumen dan pertumbuhan kategori, ada beberapa strategi yang layak dipertimbangkan.
1. Perbesar alokasi budget di TikTok x Tokopedia, mengingat channel ini menjadi pendorong pertumbuhan terbesar dibanding platform lainnya.
2. Manfaatkan bundling atau paket hemat untuk menarik konsumen yang sensitif terhadap harga sekaligus meningkatkan jumlah produk yang dibeli dalam satu transaksi.
3. Fokuskan promosi pada produk di bawah Rp25.000, karena rentang harga ini jadi favorit konsumen.
4. Optimalkan momentum Double Date sebagai waktu yang tepat untuk menjalankan strategi upselling, misalnya melalui bundling agar basket size meningkat.
Bagaimana dengan Penjualan Bedak Bayi di Shopee?
TikTok x Tokopedia sedang tumbuh sangat pesat. Namun, bagaimana dengan performa kategori bedak bayi di Shopee? Apakah pertumbuhannya masih sama kuat, dan channel mana yang sebenarnya memberikan peluang terbesar untuk bertumbuh?
Temukan datanya di Markethac! Di dalam dashboard Markethac, kamu bisa memantau performa brand, market share, channel penjualan, hingga tren kategori ter-update.
Gunakan data pasar untuk menyusun strategi dan menemukan peluang sebelum kompetitor bergerak lebih dulu. Klik di sini untuk dapatkan performa pasar mom & baby.



