Kebutuhan produk perawatan bayi di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Dengan sekitar 12 ribu bayi lahir setiap hari, kebutuhan akan produk yang dapat menjaga kesehatan kulit bayi tetap tinggi. Kondisi ini turut mendorong pertumbuhan kategori cream & lotion bayi di berbagai marketplace Indonesia.
Berdasarkan data periode Maret–Mei 2026, nilai pasar (GMV) kategori Cream & Lotion Bayi mencapai Rp236,9 miliar. Angka tersebut tumbuh 6,64% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di Rp222,1 miliar.
Pasar Cream & Lotion Bayi Masih Bertumbuh
Dalam tiga bulan terakhir, performa kategori ini relatif stabil. Pada Maret 2026, GMV kategori tercatat sebesar Rp74,8 miliar dan meningkat menjadi Rp81,1 miliar pada April 2026 atau tumbuh 8,39% secara bulanan. Memasuki Mei 2026, pasar mengalami koreksi tipis sebesar -0,21% menjadi Rp80,9 miliar.
Meski demikian, secara keseluruhan kategori masih menunjukkan tren pertumbuhan yang sehat dan konsisten. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan produk perawatan kulit bayi tetap menjadi kebutuhan utama bagi para orang tua Indonesia.
Shopee Jadi Channel Paling Efektif untuk Menjual Baby Lotion
Jika dilihat dari sisi channel, Shopee menjadi platform yang paling efektif untuk menjual produk cream & lotion bayi. Shopee mencatat GMV sebesar Rp154,6 miliar sepanjang periode pengamatan, sekaligus menjadi satu-satunya channel yang berhasil mencatat pertumbuhan positif secara tahunan sebesar 22,32%.
Sebaliknya, beberapa channel lain justru mengalami penurunan:
- TikTok Shop x Tokopedia turun 6,52%
- Blibli turun 52,88%
- Lazada turun 73,05%
Data ini menunjukkan bahwa preferensi belanja produk perawatan bayi masih sangat terkonsentrasi di Shopee, menjadikannya channel utama bagi brand yang ingin memperbesar penjualan kategori baby skincare.
Moell Pimpin Pasar, Brand Lokal Dominasi Persaingan
Persaingan brand dalam kategori cream & lotion bayi juga mengalami perubahan yang cukup menarik.
Jika sebelumnya kategori perawatan bayi identik dengan brand global seperti Zwitsal, Cussons Baby, dan Johnson's Baby, kini dominasi tersebut mulai bergeser. Pada tahun 2026, Moell berhasil menjadi pemimpin pasar dengan market share 19,58%, meningkat signifikan dibandingkan 14,60% pada tahun sebelumnya.
Menariknya, empat dari lima brand teratas merupakan brand lokal yang berkembang kuat melalui kanal digital dan marketplace. Sementara itu, beberapa brand global yang selama ini dikenal luas justru berada jauh di bawah. Zwitsal berada di peringkat ke-11, Cussons Baby di peringkat ke-12, dan Johnson's Baby berada di peringkat ke-20.
Loluna Jadi Salah Satu Brand dengan Pertumbuhan Menarik
Selain Moell, Loluna juga menjadi salah satu brand yang layak diperhatikan. Market share Loluna meningkat dari 2,26% pada tahun 2025 menjadi 4,36% pada tahun 2026. Kenaikan ini membuat Loluna berhasil masuk ke posisi lima besar kategori cream & lotion bayi. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa konsumen mulai memberikan perhatian besar kepada brand lokal yang menawarkan formulasi yang relevan dengan kebutuhan orang tua masa kini.
Ingin mengetahui kategori baby care yang sedang tumbuh dan brand mana yang paling berpotensi memenangkan pasar? Hubungi Markethac untuk mendapatkan data dan insight lengkapnya.
