Brand internasional tampaknya sudah membaca selera konsumen kelas menengah. Selain menawarkan kualitas suara yang jernih, mereka juga membidik harga yang pas di kantong kelas menengah. Kira-kira siapa ya ranking 1 di market headphone? Yuk, kita kupas datanya!.
Tren Penjualan Headphone Maret - Mei 2025
Penjualan headphone pulih di Mei dengan kenaikan 20% dan menyentuh 3,7 juta unit sold. Kenaikan ini didorong oleh kampanye musiman dan strategi diskon yang efektif. Cara ini sukses menarik minat konsumen untuk upgrade perangkat audio mereka.
Top Brand Headphone di Indonesia
Dominasi Sony di pasar headphone tak terbantahkan. Menguasai 51% market share, performa Sony tiga kali lipat lebih tinggi dibandingkan Sennheiser yang berada di posisi kedua. Angka ini menegaskan bahwa konsumen masih mempercayai brand internasional, terutama yang menawarkan fitur unggulan dan kualitas premium.
Segmen Harga yang Disukai Konsumen
Harga headphone Rp4–5 juta menjadi titik yang pas untuk penjualan headphone. Sony jadi brand headphone terbaik dengan market share mencapai 64%. Segmen ini menjadi ‘sweet spot’ bagi konsumen yang mencari keseimbangan antara kualitas premium dan harga terjangkau.
Channel dan Diskon yang Optimal Untuk Penjualan Headphone
Shopee dan TikTok x Tokopedia menguasai hampir seluruh penjualan headphone dengan share masing-masing 50% dan 47%. Ini peluang bagi brand untuk memaksimalkan strategi kampanye lintas platform. Menariknya, konsumen ternyata lebih tergoda oleh bundling produk dibandingkan diskon. Menawarkan headphone dan bundling aksesori bisa mendongkrak penjualan.
Ingin Tahu Data Headphone Lebih Lengkap?
Kamu bisa tracking performa brand, analisis lonjakan penjualan, sampai melihat posisi kompetitor di Markethac! Semua data tersaji lengkap di dalam satu dashboard yang seamless, sehingga memudahkan kamu untuk mengambil insight dan atur strategi yang lebih tajam.
