Industri kosmetik tak pernah berhenti berinovasi. Selalu ada pertarungan sengit di tiap kategorinya, termasuk concealer. Di dalam market concealer, harga ekonomis cenderung mendominasi. Namun, brand premium tetap mempertahankan kualitasnya dengan mengincar konsumen kelas atas. Siapa saja pemain utamanya, dan bagaimana pergerakan market concealer di awal 2025? Yuk, kita kupas datanya!
Total Omzet Concealer di Q1 2025
Sepanjang Q1 2025, penjualan concealer mencatatkan GMV sebesar Rp78 miliar. Februari tercatat sebagai puncak penjualan dengan omzet mencapai Rp27 miliar. Ini kemungkinan besar didorong oleh campaign awal tahun dan promosi besar-besaran. Memasuki Maret, market mulai menunjukkan penurunan. Brand perlu me-refresh strategi agar tidak kehilangan kesempatan pasca tingginya demand di awal tahun.
Channel Favorit Konsumen di Market Concealer
Shopee menguasai 68% GMV concealer, menjadikannya channel yang paling optimal untuk penjualan concealer. TikTok Shop terus bertumbuh pesat, menjadi pesaing baru untuk Shopee. Sementara itu, Tokopedia masih tertinggal jauh. Artinya, brand harus memilih channel sesuai target audiens, sekaligus menyesuaikan jenis pendekatan untuk mengoptimalkan distribusi.
Gimmick Promosi yang Diminati Konsumen
Dari sisi promosi, strategi Buy One Get One Free (BOGOF) menjadi yang paling efektif untuk mendorong penjualan concealer. Strategi bundling menyusul dengan kontribusi 37%. Ini menandakan konsumen lebih tergoda oleh perceived value daripada potongan harga. Brand dapat memanfaatkan gimmick tersebut di tiap channel sambil menyesuaikan strategi harga agar omset tetap terjaga.
Top Brand Concealer di Q1 2025
Pixy merebut 59% share di market concealer dan berhasil menduduki posisi pertama sebagai concealer terlaris. Lalu, brand China yang bermain di kelompok harga rendah sukses mengamankan 15% share, menandakan sensitivitas konsumen terhadap harga. Menariknya, Esqa sebagai brand lokal premium tegas membidik pasar high-class dan bertahan di posisi ketiga dengan 9% share. Meskipun kebanyakan konsumen memburu harga terjangkau, segmen premium tetap punya ruang sendiri.
Harga Concealer yang Jadi Incaran
Dari sisi harga, produk concealer di bawah Rp50 ribu menjadi yang paling banyak diburu, menyumbang hampir 40% dari total penjualan. Berdasarkan data ini, konsumen cenderung memilih produk yang terjangkau, tapi tetap fungsional. Di sisi lain, rentang harga Rp50 ribu – Rp100 ribu hanya menyumbang sebagian kecil. Segmen ini mungkin diincar oleh konsumen yang ingin mendapatkan nilai tambah, seperti kandungan skincare atau hasil akhir tertentu. Brand bisa memanfaatkan tren ini dengan menghadirkan varian ekonomis untuk mendorong volume penjualan dan membangun image premium di segmen harga menengah.
Cek Data Makeup Selengkapnya di Markethac!
Ingin tahu tren eye makeup, gimmick promosi, dan brand yang memuncaki market kosmetik? Dapatkan semuanya di Markethac! Pelajari semua insight e-commerce di industry beauty secara real-time dan actionable untuk evaluasi strategimu. Saatnya ambil keputusan berbasis data, klik di sini untuk daftar demo Markethac!
