Meski layanan streaming kini semakin mudah diakses lewat smartphone dan laptop, smart TV ternyata masih menjadi perangkat home entertainment yang banyak dicari konsumen Indonesia.
Dalam periode Februari hingga April 2026, total pasar smart TV di e-commerce Indonesia berhasil mencapai sekitar Rp592 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa pengalaman menonton di layar besar masih menjadi kebutuhan banyak konsumen untuk penggunaan di rumah.
Mid-End dan Entry Level Dominasi Pasar Smart TV
Dari seluruh pasar smart TV, kategori mid-end menjadi segmen terbesar dengan market share sekitar 55%. Sementara kategori entry-level menyusul di posisi kedua dengan kontribusi sekitar 44%. Di sisi lain, kategori premium hanya menyumbang kurang dari 1% total pasar.
Data ini menunjukkan bahwa mayoritas konsumen Indonesia lebih tertarik pada smart TV dengan fitur yang “cukup’ lengkap disertai dengan harga yang kompetitif.
Kategori Mid-End Kasih Diskon Paling Agresif
Selain menjadi kategori dengan peminat terbesar, segmen mid-end juga tercatat sebagai kategori dengan program diskon paling agresif dibanding dua segmen lainnya.
Rata-rata diskon mid-end mencapai sekitar 26%, lebih tinggi dibanding entry-level yang berada di angka 19% maupun premium yang hanya sekitar 6%.
Strategi diskon besar ini menjadi salah satu faktor yang membuat brand seperti TCL dan Samsung mampu memperkuat posisinya di kategori mid-end.
COOCAA hingga Samsung Kuasai Persaingan Brand
Di kategori entry-level, COOCAA memimpin pasar dengan market share lebih dari 40% sekaligus menjadi salah satu brand dengan rata-rata diskon tertinggi di segmennya. Hal serupa juga terlihat pada TCL di kategori mid-end yang berhasil mendominasi market dengan promo yang jauh lebih agresif dibanding brand lainnya.
Menariknya, brand-brand dengan market share terbesar justru menjadi pemain yang paling aktif memberikan diskon di market. Strategi ini menunjukkan bahwa promo masih menjadi salah satu faktor utama untuk memenangkan persaingan smart TV di berbagai segmen harga.
Sementara di kategori premium, persaingan cenderung lebih stabil. Sony masih mendominasi market dengan market share sekitar 69%, meski rata-rata diskon di segmen ini jauh lebih rendah dibanding entry-level dan mid-end.
Pasar Smart TV Cenderung Stabil
Jika melihat pergerakan market share selama Februari hingga April 2026, distribusi pasar smart TV terlihat relatif stabil.
Kategori mid-end sempat naik hingga lebih dari 57% market pada Maret sebelum kembali terkoreksi di April. Sementara entry-level kembali menguat dan mencapai sekitar 46% market pada April 2026.
Hal ini menunjukkan bahwa permintaan smart TV di berbagai segmen harga masih cukup konsisten di tengah meningkatnya konsumsi konten digital melalui perangkat mobile.
Ingin Pantau Tren Market Secara Real-Time?
Dapatkan insight market, pergerakan kompetitor, hingga tren kategori terbaru bersama MarketHac. Klik di sini untuk terhubung dengan tim MarketHac.




