Skip to content

Ready to win in 2027? Start early

Data Penjualan Smartphone: iPhone Duo Guncang Pasar HP Lipat

data penjualan hp lipat 2026

Kehadiran iPhone Duo menjadi babak baru persaingan smartphone lipat. Setelah bertahun-tahun Samsung meramaikan kategori ini, Apple akhirnya ikut masuk dengan perangkat lipatnya sendiri.

Bagi para Apple enthusiast, kehadiran iPhone Duo tentu menarik perhatian. Namun, sebelum Apple ikut bersaing, seberapa besar sebenarnya pasar HP lipat di e-commerce Indonesia? Brand mana yang sudah lebih dulu menguasai penjualan?

MarketHac mengulas tren penjualan smartphone lipat sepanjang 2026, mulai dari pertumbuhan pasar, persaingan marketplace, hingga brand yang mendominasi kategori ini.

Pasar HP Lipat Sudah Panas Jauh Sebelum Apple Datang

Pasar smartphone lipat di Indonesia sudah menunjukkan pergerakan penjualan yang cukup dinamis sebelum kehadiran Apple.

Setelah sempat mengalami kenaikan pada Maret 2026, penjualan HP lipat justru melemah selama tiga bulan berturut-turut hingga Juni. Namun, memasuki pertengahan tahun, pasar kembali menunjukkan pertumbuhan.

Pada Juli 2026, GMV smartphone lipat tumbuh 9,39% dibandingkan bulan sebelumnya. Pertumbuhan tersebut kemudian melonjak tajam pada Agustus.

Penjualan HP Lipat Melesat 161,89% pada Agustus 2026

Agustus menjadi salah satu momentum menarik bagi pasar smartphone lipat. Pada bulan tersebut, GMV kategori HP lipat melonjak 161,89% dibandingkan Juli.

Lonjakan ini bertepatan dengan peluncuran Samsung Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Flip8 yang ikut meramaikan pilihan smartphone lipat di pasar.

Namun, pertumbuhan tersebut tidak bertahan lama. Memasuki September 2026, GMV smartphone lipat kembali turun 48,01% dibandingkan Agustus.

Perubahan ini memperlihatkan bahwa penjualan smartphone lipat bisa mengalami lonjakan besar dalam waktu singkat, terutama di sekitar momentum peluncuran produk baru.

Meski begitu, kenaikan pada Agustus belum bisa sepenuhnya dikaitkan dengan peluncuran Samsung. Diperlukan analisis tambahan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi masing-masing produk terhadap pertumbuhan kategori.

Baca juga: Pasar Smartphone Flagship Tembus Rp.1,5 Triliun. Cek Datanya

TikTok x Tokopedia Unggul dalam GMV, Shopee Ramai Pembeli

Persaingan smartphone lipat tidak hanya terjadi antarbrand, tetapi juga antarplatform e-commerce.

Berdasarkan data MarketHac, TikTok x Tokopedia memimpin kontribusi GMV smartphone lipat sebesar 45,85%, sementara Shopee menyusul dengan 43,75%.

Selisih keduanya hanya 2,10 poin persentase, menunjukkan persaingan yang cukup ketat dari sisi nilai penjualan.

Menariknya, Shopee justru mencatat jumlah produk terjual lebih tinggi dibandingkan TikTok x Tokopedia.

Artinya, platform dengan jumlah produk terjual lebih banyak belum tentu menghasilkan nilai transaksi terbesar. Perbedaan harga produk dan komposisi model yang dibeli bisa menjadi salah satu faktor yang perlu ditelusuri lebih lanjut.

Bagi brand smartphone, temuan ini menunjukkan pentingnya memahami karakteristik penjualan di setiap marketplace, bukan sekadar melihat jumlah produk yang terjual.

Samsung Kuasai Lebih dari 80% Pasar Smartphone Lipat

Data Penjualan Smartphone: iPhone Duo Guncang Pasar HP Lipat

Meski semakin banyak brand menghadirkan smartphone lipat, Samsung masih menjadi pemain yang paling dominan di kategori ini.

Berdasarkan kontribusi GMV di e-commerce yang dipantau MarketHac, Samsung menguasai lebih dari 80% pasar smartphone lipat.

Huawei berada di posisi kedua, tetapi kontribusinya masih terpaut jauh dari Samsung. Sementara itu, brand lainnya belum menunjukkan pangsa pasar yang cukup besar untuk menyaingi pemimpin kategori tersebut.

Dominasi Samsung menunjukkan kuatnya posisi brand ini di pasar smartphone lipat sebelum Apple ikut meramaikan persaingan.

Dengan kehadiran iPhone Duo, menarik untuk melihat apakah Apple mampu merebut sebagian pangsa pasar Samsung atau justru menarik kelompok pembeli baru ke kategori smartphone lipat.

Baca juga: Top 10 Smartphone Lower–Mid: Brand China Tumbangkan Samsung dengan Omzet 3x Lebih Besar

Akankah iPhone Duo Mengubah Peta Persaingan HP Lipat?

Data penjualan sepanjang 2026 menunjukkan bahwa pasar smartphone lipat sudah memiliki persaingan yang cukup kuat sebelum Apple masuk.

Pertumbuhan GMV yang mencapai 161,89% pada Agustus memperlihatkan potensi lonjakan penjualan kategori ini. Di sisi lain, penurunan sebesar 48,01% pada September menunjukkan bahwa pertumbuhan pasar belum selalu konsisten dari bulan ke bulan.

Dari sisi marketplace, TikTok x Tokopedia dan Shopee bersaing ketat dalam kontribusi GMV. Sementara dari sisi brand, Samsung masih memegang dominasi lebih dari 80%.

Kehadiran iPhone Duo membuka peluang perubahan peta persaingan smartphone lipat. Namun, apakah Apple mampu menggeser Samsung masih perlu dibuktikan melalui data penjualan setelah produknya tersedia di pasar.

Ingin tahu bagaimana performa brand smartphone dan tren penjualannya di e-commerce Indonesia?

Klik di sini untuk pantau pertumbuhan kategori, pangsa pasar brand, hingga performa produk kompetitor melalui data e-commerce Markethac.

Bagikan Berita Ini


Terbaru di E-Commerce

Berita lainnya

Masukan untuk berita ini

Kedua kolom wajib diisi.