Deodorant Luar, Perspirex Angkat Kaki dari Indonesia. Apa Penyebabnya?

Personal Care
•
5 minutes read
•
Monday, Sep 29, 2025
deodorant perspirex pamit
Source: https://markethac.id

Persaingan brand deodorant di Indonesia semakin ketat, dan tampaknya tidak semua pemain mampu bertahan. Salah satu brand global, Perspirex, akhirnya harus angkat bendera putih dari pasar lokal. Padahal, brand ini dikenal dengan klaim kuatnya sebagai deodorant premium dengan perlindungan ekstra terhadap keringat. Lantas, bagaimana dengan tren market deodorant? Siapa yang mendominasi? Yuk, bongkar datanya!

Nasib Perspirex Di Indonesia

Deodorant luar Perspirex, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari pasar Indonesia per 4 Agustus 2025. Keputusan ini cukup mengejutkan, mengingat Perspirex sebelumnya dikenal sebagai salah satu brand internasional yang punya basis konsumen loyal di segmen premium. Reputasi brand mulai goyah setelah diserang black campaign oleh buzzer yang menyoroti klaim produknya.

Tren Penjualan Deodorant Perspirex

Data penjualan deodorant menunjukkan bahwa penjualannya mengalami penurunan dua bulan berturut-turut. Pada Juni 2025, GMV merosot sebesar -6%. Situasi semakin memburuk di Juli 2025 karena angka penurunan semakin tajam, yakni -9%. Tren negatif ini menunjukkan bahwa strategi brand tidak lagi efektif menahan gempuran kompetitor.

Official Store VS Non-Official Store

Penjualan deodorant luar, Perspirex di e-commerce cukup tertekan. Pada Juni 2025, Shopee bertumbuh sebesar 3%, namun tren positif itu tak bertahan lama. Memasuki Juli 2025, performa di Shopee langsung berbalik negatif hingga -14%. Sedangkan di Tokopedia penurunannya lebih dalam lagi, menyentuh -22%. Menariknya, penjualan di channel non-resmi justru meningkat sejak Mei - Juli 2025.

Top 10 Brand Deodorant

Meskipun menghadapi tekanan berat di pasar Indonesia, Perspirex mampu bertahan di peringkat 6 besar deodorant sepanjang Mei hingga Juli 2025. Dengan share 2.6%, deodorant luar ini berhasil unggul dari beberapa merek lokal seperti Posh, Grace and Glow, hingga Kahf. Posisi ini memang jauh di bawah brand besar, seperti Nivea dan Deorex. Namun, pencapaian ini menunjukkan bahwa Perspirex masih punya konsumen yang loyal.

Mau Lihat Gimana Sales Growth Deodorant di Q4 2025?

Analisis lebih detail tentang data penjualan deodorant, kontribusi channel, hingga brand terkuat di Markethac! Selain melihat pergerakan kompetitor, kamu juga bisa cek performa brand sendiri untuk tentukan strategi terbaik berbasis data. Yuk, optimalkan strategi bisnismu lewat insight yang actionable! 




Klik di sini untuk dapatkan demo dashboard.