Skip to content

Diskon Besar Belum Tentu Menang: Begini Kondisi Pasar Moisturizer Saat Flash Sale

Beauty
•
•
Sunday, May 24, 2026
Diskon Besar Belum Tentu Menang: 
Begini Kondisi Pasar Moisturizer Saat Flash Sale
Source: https://markethac.id

Flash Sale masih menjadi salah satu strategi promosi utama di e-commerce, termasuk di kategori moisturizer. Dengan dorongan urgency dan harga yang lebih rendah, promo jenis ini dinilai efektif untuk meningkatkan conversion dalam waktu singkat.

Tidak heran, dalam 3 bulan terakhir beberapa brand moisturizer banyak yang memanfaatkan momen flash sale dengan memberikan rata-rata diskon hingga 70–85%. Namun menariknya, besarnya diskon ternyata tidak selalu sejalan dengan posisi brand di market.

Kontribusi Flash Sale terhadap Market Moisturizer Masih Relatif Kecil

Berdasarkan data market moisturizer, total GMV kategori mencapai Rp749 miliar. Dari angka tersebut, Flash Sale hanya berkontribusi sekitar 1.97% atau Rp14,7 miliar.

Sementara mayoritas transaksi masih datang dari regular sales dengan kontribusi lebih dari 98%. Hal ini menunjukkan bahwa meski Flash Sale sering menjadi pusat perhatian saat campaign berlangsung, market moisturizer secara keseluruhan masih lebih banyak bergerak melalui transaksi reguler.

Diskon Tinggi Belum Tentu Sejalan dengan Market Share Besar

Data menunjukkan beberapa brand moisturizer dengan rata-rata diskon tertinggi selama Flash Sale ternyata belum memiliki posisi market yang kuat. Bahkan ada brand yang memberikan rata-rata diskon hingga 85%, namun market share-nya hanya 0.1% dan berada jauh di luar Top 50.

Fenomena ini menunjukkan bahwa promo besar memang dapat menarik perhatian customer, tetapi belum tentu langsung berdampak terhadap kekuatan brand di market.

GlowSophy Jadi Salah Satu Pengecualian

Di tengah banyaknya brand moisturizer yang bermain diskon agresif, GlowSophy menjadi salah satu brand yang cukup menonjol. Brand ini menjadi satu-satunya pemain dengan rata-rata diskon besar yang juga berhasil masuk jajaran Top 10 market share.

Meski market share-nya belum dominan, persaingan di posisi Top 10 memang masih cukup ketat dan tipis antar-brand. Hal ini menunjukkan bahwa promo bisa bekerja lebih efektif ketika brand awareness sudah terbentuk, produk sudah memiliki demand, serta didukung visibility dan distribusi yang kuat.

Diskon Besar Belum Tentu Menang: 
Begini Kondisi Pasar Moisturizer Saat Flash Sale

Market Leader Tidak Selalu Jadi yang Paling Agresif Kasih Promo

Menariknya, market moisturizer masih didominasi oleh brand-brand besar seperti Glad2Glow dan Skintific, meski keduanya tidak menjadi pemain dengan diskon tertinggi saat Flash Sale.

Hal ini menunjukkan bahwa faktor seperti trust, loyal customer, positioning, product performance, dan social proof mulai memiliki pengaruh lebih besar dibanding sekadar perang harga. Flash Sale masih efektif untuk menarik perhatian customer dan meningkatkan conversion dalam jangka pendek. 

Namun di market moisturizer, data menunjukkan bahwa diskon besar saja belum cukup untuk memenangkan market. Brand yang berhasil tumbuh justru adalah brand yang mampu menggabungkan strategi promo dengan demand yang kuat, positioning yang jelas, dan brand value yang konsisten.

Market makin kompetitif. Saatnya ambil keputusan pakai data. Klik di sini kalau brand kamu butuh insight market untuk optimasi promo dan pricing strategy!