Pasar softener dan pewangi pakaian di e-commerce lagi panas-panasnya. Kompetisi makin rapat, konsumen makin price-sensitive, dan brand semakin agresif bermain promo. Data terbaru nunjukkin dinamika menarik: downy memimpin pasar softener, tapi kompetitornya nggak tinggal diam. Berikut rangkuman lengkapnya.
Konsumen Lebih Suka Softener Murah dan Isi Banyak
Softener dengan harga di bawah Rp30.000 per liter ternyata jadi juaranya dengan kontribusi 33.39% GMV. Menariknya, angka ini ngasih gambaran jelas kalau mayoritas konsumen masih main di segmen mass market, cari produk yang harganya aman di kantong tapi tetap bisa dipakai rutin sekeluarga. Bukan berarti mereka nggak peduli kualitas, tapi value for money tetap jadi faktor nomor satu: isinya banyak, wanginya tahan lama, dan hasilnya soft tanpa harus bayar lebih. Insight ini jadi reminder kalau produk affordable + fungsional justru punya daya tarik paling kuat buat pasar Indonesia saat ini.
Shopee Jadi Rumah Besar untuk Softener & Pewangi
Shopee mendominasi penjualan softener dan pewangi pakaian dengan kontribusi 79.08%, hampir 4x lebih besar dibanding gabungan TikTok dan Tokopedia yang hanya 19.88%. Ini ngasih sinyal kuat kalau untuk kategori fabric care, mayoritas konsumen sudah merasa nyaman belanja di Shopee dibanding platform lain.
Menariknya, sesi flash sale jam 00:00 jadi mesin pendongkrak transaksi terbesar. Dalam tiga bulan terakhir, lebih dari 8.000+ item ludes hanya dari midnight sale. Konsumen di kategori ini kelihatan sangat price-sensitive dan promo-minded, jadi brand yang pengen boosting penjualan bisa mulai fokus ngejar traffic dan transaksi lewat flash sale, karena di momen ini konsumen paling gampang dikonversi.
Softener & Parfum Laundry Jadi Produk Paling Dicari
Kategori dengan kontribusi terbesar datang dari Softener/Conditioner (24.54%), disusul sangat dekat oleh Parfum Laundry (24.19%), lalu Pewangi Setrika/Spray (16.66%).Parfum laundry dan softener jadi dominan karena dua-duanya dipakai rutin dan volume pembeliannya relatif besar, apalagi untuk pemakaian keluarga atau laundry rumahan.
Menariknya lagi, pewangi setrika juga nunjukkin potensi kuat karena jadi “senjata wajib” untuk bisnis laundry yang butuh stok besar dan konsisten. Artinya, market fabric care nggak cuma soal household use, tapi juga punya peluang besar di segmen komersial yang repeat order-nya tinggi.
Downy Memimpin, Prokleen Tepat di Belakang
Persaingan brand makin rapat. Saat ini Downy memimpin pasar softener dengan 3.10%, tapi Prokleen ada tepat di belakang dengan 2.57%, prokleen saingan downy bener-bener makin terlihat dari jarak persentase yang tipis. Selisih kecil ini jadi bukti kalau konsumen di kategori ini gampang switching brand, tergantung:
- varian aroma baru
- harga promo
- ukuran ekonomis
- durability wangi
Sementara itu, Molto (2.36%), Rapika (2.20%), dan Soklin (2.10%) juga masuk ke top 5, bikin persaingan brand softener makin padat dan dinamis. Intinya? Downy memimpin pasar softener, tapi momentumnya bisa berubah kapan saja kalau Prokleen berhasil menangkap preferensi konsumen lebih tepat.
Yang paling penting buat brand memenangkan kategori ini adalah memahami apa yang bikin konsumen stay atau switch.
Klik di sini untuk dapat insight lebih dalam dari Markethac dan optimalkan strategi penjualanmu.
