Skip to content

Ready to win in 2027? Start early

Frisian Flag Kuasai 46,2% Pasar Kental Manis, Ini Tren Penjualannya

Sumber gambar: markethac.id

Persaingan brand kental manis di e-commerce ternyata cukup menarik. Selama Januari hingga Juni 2026, sejumlah brand saling berebut pangsa pasar. Namun, ada satu nama yang konsisten bertahan di posisi teratas selama enam bulan berturut-turut.

Data penjualan kental manis juga menunjukkan pola belanja konsumen yang berbeda, mulai dari kemasan yang paling banyak menyumbang omzet hingga dua rentang harga yang sama-sama mendominasi pasar.

Lantas, siapa brand kental manis terlaris di e-commerce, dan strategi apa yang bisa dipelajari brand dari tren ini? Cek data penjualan kental manis (SKM) selama semester pertama 2026.

Frisian Flag Konsisten Jadi Brand Kental Manis Terlaris Selama 6 Bulan

Frisian Flag Kuasai 46,2% Pasar Kental Manis, Ini Tren Penjualannya

Berdasarkan data Markethac, Frisian Flag konsisten tempati peringkat pertama dalam penjualan kental manis di e-commerce sejak Januari hingga Juni 2026.

Meskipun market share-nya naik turun setiap bulan, posisi Frisian Flag belum tergeser oleh kompetitor selama periode tersebut. Pencapaian tertingginya terjadi pada Juni 2026 ketika Frisian Flag berhasil menguasai 46,2% pangsa GMV pasar kental manis.

Di belakang Frisian Flag, persaingan antara Champ dan Carnation berlangsung dinamis. Kedua brand ini beberapa kali bertukar posisi sepanjang semester pertama 2026. Meski demikian, Champ mencatat rata-rata GMV yang lebih tinggi dibandingkan Carnation.

Kemasan Dus dan Karton Jadi Penyumbang GMV Terbesar

Selain persaingan brand, ukuran dan tipe kemasan juga menjadi faktor penting dalam menganalisis data penjualan kental manis.

Kemasan besar berupa dus atau karton menyumbang GMV tertinggi, yaitu 23,64%. Pouch berada di posisi berikutnya dengan share 15,93%, sedangkan kaleng dan sachet memiliki kontribusi yang hampir sama, masing-masing 10,83% dan 10,80%.

Data ini memperlihatkan bahwa kemasan dus punya kontribusi besar dalam penjualan kental manis. Namun, GMV yang tinggi tidak selalu berarti jumlah unit terjual paling banyak. Produk dalam kemasan dus atau karton biasanya punya nilai transaksi yang lebih besar karena harganya cenderung tinggi.

Harga Kental Manis Paling Laris Ternyata Ada di Dua Segmen Berbeda

Berapa harga kental manis yang paling banyak menyumbang penjualan di e-commerce? Menariknya, pasar kental manis tidak hanya terfokus pada produk berharga ekonomis.

Data MarketHac menunjukkan, produk dengan harga di atas Rp150 ribu menjadi penyumbang GMV terbesar dengan share 42,04%. Di posisi kedua, ada produk dengan harga di bawah Rp25 ribu yang menyumbang 29,31% GMV.

Produk di atas Rp150 ribu bisa mencakup kemasan dus, karton, atau multipack yang berisi beberapa produk kental manis. Oleh karena itu, besarnya GMV pada segmen harga tinggi tidak menjamin konsumen menyukai produk premium. Nilai transaksi yang lebih besar juga dapat dipengaruhi jumlah produk dalam sekali pembelian.

Shopee Jadi Channel dengan Omzet Kental Manis Terbesar

Dari sisi platform e-commerce, Shopee menjadi channel dengan kontribusi omzet terbesar dalam data MarketHac.Selama periode analisis, Shopee menyumbang sekitar 42% GMV kategori kental manis. Temuan ini dapat menjadi pertimbangan bagi brand dalam menentukan prioritas promosi dan distribusi produk secara online.

Mau Tahu Kapan Waktu Terbaik untuk Dorong Penjualan SKM?

Temukan tren penjualan, pergerakan kompetitor, hingga peluang pasar kental manis melalui data Markethac. Klik di sini untuk mendapatkan insight lengkapnya!

Bagikan Berita Ini


Terbaru di E-Commerce

Berita lainnya

Masukan untuk berita ini

Kedua kolom wajib diisi.