Skip to content

Ready to win in 2027? Start early

Gandeng Nikita Willy, Gimana Penjualan Vaseline Pro Derma?

Sumber gambar: markethac.id

Nama Nikita Willy rasanya sudah cukup familiar bagi konsumen Indonesia. Setelah dikenal sebagai pemain sinetron, kini ia juga dikenal lewat konten keluarga dan kesehariannya yang membuatnya semakin dekat dengan audiens.

Untuk memperkenalkan lini body care terbarunya, Vaseline menggandeng Nikita Willy sebagai muse Vaseline Pro Derma. Produk ini hadir di tengah pasar body lotion yang sudah cukup kompetitif. Lalu, bagaimana performa Pro Derma sejak diluncurkan pada Mei 2026?

Gandeng Nikita Willy, Pro Derma Masuk ke Pasar yang Kuat

Vaseline bukan pemain baru di kategori body lotion. Dengan market size sebesar 11,55%, Vaseline berada di posisi teratas, unggul 3,04 percentage points dari White Inc. yang berada di posisi kedua. Artinya, Pro Derma masuk ke kategori dengan basis pasar Vaseline yang sudah terbentuk. Kehadiran lini baru ini pun menarik untuk dilihat, terutama dari seberapa cepat Pro Derma mulai mengambil porsi dalam penjualan brand.

Dua Minggu Setelah Launch, Pro Derma Mulai Terlihat Traksinya

Pro Derma mulai menunjukkan peningkatan penjualan sekitar dua minggu setelah diluncurkan. Pada minggu 7 Juni, GMV-nya naik 9.659% dari minggu sebelumnya. Pertumbuhan kembali berlanjut pada minggu berikutnya naik 580,44%. Peak sales pertama tercatat pada 21 Juni dengan GMV Rp498,9 juta.

Setelah itu, penjualan bergerak lebih moderat hingga mencapai Rp163,2 juta pada 26 Juli. Pro Derma kembali mencatat kenaikan pada awal Agustus, dengan GMV mencapai Rp438,5 juta, naik 168,72% WoW. Menariknya, kenaikan tersebut terjadi bersamaan dengan peningkatan GMV kategori Body Lotion secara keseluruhan. Jadi, momentum awal Agustus dapat dibaca sebagai bagian dari peningkatan aktivitas pasar pada periode tersebut, bukan semata-mata dari performa Pro Derma.

Pro Derma Mulai Mengambil Porsi di Vaseline

Dari sisi kontribusi terhadap total penjualan Body Lotion Vaseline, Pro Derma sempat mencapai 7,48% pada 21 Juni.

Setelah peak tersebut, kontribusinya berada di kisaran 3,3–4,7%. Angka ini menunjukkan Pro Derma sudah mulai mengambil porsi dalam portofolio Vaseline, meski sebagian besar penjualan masih berasal dari lini produk Vaseline lainnya.

Bagi brand dengan banyak produk dalam satu kategori, pergerakan kontribusi ini menjadi salah satu indikator yang menarik untuk melihat seberapa besar lini baru mulai membentuk porsinya sendiri.

Siapa Top Brand Body Lotion Saat Ini?

Gandeng Nikita Willy, Gimana Penjualan Vaseline Pro Derma?

Kalau melihat persaingan di kategori body lotion, Vaseline masih berada di posisi teratas dengan market size 11,55%. White Inc. menyusul di posisi kedua dengan 7,51%, menciptakan gap sebesar 3,04 percentage points. Setelahnya, Noera, Nivea, dan Glad2glow masing-masing berada di kisaran 4%.

Peta ini menunjukkan bahwa pasar body lotion cukup kompetitif, tetapi Vaseline masih memiliki market size terbesar dibandingkan brand lainnya. Dengan hadirnya Pro Derma sebagai lini baru, menarik untuk melihat bagaimana produk ini berkembang dan mengambil porsi di dalam portofolio Vaseline ke depannya.

201–500 ml/gr Jadi Sweet Spot di Body Lotion

Selain performa penjualan, ukuran produk juga memberi gambaran tentang preferensi pasar. Pada kategori Body Lotion secara keseluruhan, volume 201–500 ml/gr menjadi bucket dengan porsi GMV terbesar, yaitu 22,23%. Pola serupa terlihat pada Vaseline Pro Derma. Sebanyak 45,89% GMV Pro Derma berasal dari produk dalam rentang 201–500 ml/gr. Sementara pada lini Vaseline lainnya, porsinya bahkan mencapai 56,35%.

Dengan Pro Derma yang hadir dalam dua pilihan ukuran, data ini menunjukkan bahwa rentang 201–500 ml/gr memiliki relevansi yang cukup kuat terhadap preferensi volume di pasar body lotion. Namun, perlu dicatat bahwa sebagian listing belum dapat dikategorikan berdasarkan volume. Pada Pro Derma, porsinya mencapai 24,78% GMV, salah satunya karena terdapat listing berbentuk bundle dengan lebih dari satu ukuran produk.

Apa yang Bisa Dibaca dari Performa Pro Derma?

Pro Derma menunjukkan pertumbuhan yang cukup cepat setelah launch dan mulai mengambil porsi dalam penjualan Vaseline. Di saat yang sama, data pasar menunjukkan bahwa Vaseline sudah memiliki posisi yang kuat di kategori body lotion dan rentang 201–500 ml/gr menjadi salah satu volume yang banyak digunakan pasar.

Bagi brand yang sedang membaca peluang di body care, kombinasi antara kekuatan brand, performa produk baru, dan preferensi ukuran bisa menjadi insight penting untuk memahami bagaimana sebuah produk baru masuk dan berkembang di kategori. Mau tahu apa yang sedang terjadi di pasar body care? Hubungi Markethac untuk bongkar datanya. 


 

Bagikan Berita Ini


Terbaru di E-Commerce

Berita lainnya

Masukan untuk berita ini

Kedua kolom wajib diisi.