TikTok x Tokopedia dan Shopee kembali menghadirkan sejumlah kebijakan baru yang berlaku pada Mei hingga Juni 2026. Perubahan ini mencakup sistem keamanan transaksi, penilaian performa toko, hingga penyesuaian biaya operasional yang berdampak langsung pada seller.
Update Kebijakan TikTok x Tokopedia
1. Fitur Protection & Alerts (1 Mei 2026)
TikTok x Tokopedia menghadirkan fitur Protection & Alerts yang memberikan notifikasi kepada seller terkait aktivitas pembelian yang mencurigakan, seperti pesanan COD dalam jumlah besar. Melalui fitur ini, seller juga dapat mengambil tindakan dengan memblokir pembeli yang berpotensi merugikan, sehingga risiko transaksi bisa lebih terkontrol.
2. Rating Kinerja Akun (AHR) (1 Mei 2026)
Platform juga memperkenalkan sistem Account Health Rating (AHR) dengan skala 0–1.000 untuk menilai kepatuhan toko. Penilaian ini didasarkan pada riwayat pelanggaran dan performa pesanan selama 90 hari terakhir. Seller disarankan menjaga skor di atas 200 agar toko tetap dianggap sehat dan tidak berisiko terkena pembatasan.
3. Update Biaya Logistik TikTok Shop (1 Mei 2026)
Mulai 1 Mei, seller akan dikenakan biaya layanan logistik tambahan yang dihitung berdasarkan rute dan berat paket. Biaya ini berada di luar ongkos kirim biasa, sehingga seller perlu menyesuaikan strategi harga dan margin. Detail tarif dapat diakses melalui Seller Center.
4. Biaya Tambahan untuk Pengiriman Gagal & Retur (1 Juni 2026)
Per 1 Juni, seller akan dikenakan biaya hingga Rp5.000 untuk setiap pengiriman gagal dan retur barang. Jika biaya melebihi angka tersebut, selisihnya akan ditanggung oleh platform. Kebijakan ini mendorong seller untuk lebih selektif dalam menerima pesanan dan memastikan kualitas pengiriman.
Update Kebijakan Shopee
Penyesuaian Biaya Gratis Ongkir XTRA (2 Mei 2026)
Shopee melakukan pembaruan tarif untuk program Gratis Ongkir XTRA yang berlaku mulai 2 Mei 2026.
Tarif kini dibedakan berdasarkan ukuran produk:
- Ukuran biasa: berat <5 kg dan dimensi <20.000 cm³
- Ukuran besar: di atas batas tersebut
Selain itu, maksimal subsidi gratis ongkir meningkat 50% menjadi Rp60.000 per item, yang berpotensi meningkatkan daya tarik promo bagi konsumen.
Saatnya Evaluasi Strategi Jualan
Dengan berbagai update ini, seller disarankan untuk mulai:
- mengevaluasi margin dan struktur biaya
- menjaga performa toko agar tetap sehat
- mengoptimalkan strategi promo dan logistik
- lebih selektif dalam menangani pesanan