Kolaborasi dengan influencer bisa memberikan exposure besar bagi brand. Namun, apakah exposure tersebut benar-benar berpengaruh performa penjualan?
Hal ini menarik diteliti dari performa Luna Life, brand chopper lokal yang mendapat perhatian setelah produknya dipromosikan oleh King Kevin di TikTok. Setelah mendapat label “Approved”, Luna Life berhasil menembus jajaran chopper terlaris berdasarkan unit sold.
Apakah ada efek lainnya? Yuk, bongkar datanya.
King Kevin Kasih “Approved” untuk Chopper Luna Life
Pada akhir Mei 2026, King Kevin terlihat mendemokan chopper Luna Life melalui konten TikTok. Influencer dengan 21,3 juta followers TikTok itu pun beberapa kali membuka sesi Live sambil mereview produk Luna Life.
Chopper Luna Life juga mendapatkan label “Approved” dari King Kevin. Dengan audiens sebesar itu, penjualan chopper Luna Life laris besar di TikTok x Tokopedia.
Hampir 89% GMV Luna Life Datang dari TikTok x Tokopedia
Data MarketHac menunjukkan, hampir 89% GMV Luna Life berasal dari TikTok x Tokopedia. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan kontribusi TikTok x Tokopedia terhadap market chopper secara keseluruhan, yaitu 37,7%.
Temuan ini cukup menarik karena bertepatan dengan aktivitas King Kevin yang beberapa kali mempromosikan Luna Life melalui konten dan Live.
Pola tersebut memberi indikasi bahwa exposure influencer, product demonstration, dan live selling ikut berperan dalam membangun momentum penjualan Luna Life di TikTok x Tokopedia.
“King Kevin Effect” Mulai Terlihat pada Juni 2026
Aktivitas promosi King Kevin sudah dimulai sejak akhir Mei, tapi dampaknya ke performa Luna Life baru terlihat di bulan berikutnya.
Pada Juni 2026, GMV dan unit sold chopper Luna Life melonjak tajam, sentuh +43.3% dan +39.6%. Timing tersebut bertepatan dengan exposure yang didapat Luna Life dari King Kevin.
Namun, data ini tidak serta-merta membuktikan bahwa seluruh kenaikan disebabkan oleh influencer. Faktor lain seperti promo, harga, stok, dan campaign brand juga dapat memengaruhi penjualan. Yang jelas, momen tersebut membawa Luna Life ke posisi yang menarik di pasar chopper.
Luna Life Tembus Top 5 Chopper Berdasarkan Unit Sold
Setelah mendapat exposure dan label “Approved” dari King Kevin, Luna Life berhasil mencapai peringkat #5 berdasarkan unit sold. Menariknya, Luna Life mampu mengungguli pemain lama seperti Cosmos dari sisi jumlah produk yang terjual.
Ini menandakan, strategi influencer tidak berhenti pada awareness. Ketika KOL, konten, live selling, dan channel berada di satu ekosistem seperti TikTok, brand berpotensi dapatkan exposure dan konversi yang lebih besar.
Apa yang Bisa Dipelajari Brand dari Luna Life?
Kasus Luna Life memberi gambaran bahwa pemilihan KOL perlu berjalan beriringan dengan pemilihan channel. Hampir 89% GMV Luna Life berasal dari TikTok x Tokopedia, lalu King Kevin juga aktif mempromosikan produk melalui TikTok.
Bagi brand kitchen appliances, terutama produk yang bisa didemokan seperti chopper, format live demo dan review dapat menjadi pendekatan terbaik untuk mengakuisisi konsumen.
Namun, keberhasilannya tetap perlu dibaca melalui data. Brand harus melihat apakah kenaikan exposure diikuti oleh pertumbuhan GMV, unit sold, dan perubahan ranking di pasar.
Chopper Luna Life Top 5 di Unit Sold, Kalau dari GMV?
Luna Life berhasil menembus Top 5 chopper berdasarkan unit sold setelah momentum “King Kevin Approved”. Tapi, jumlah produk terjual belum tentu menghasilkan ranking yang sama dari sisi nilai penjualan.
Apakah Luna Life juga berhasil masuk Top 5 berdasarkan GMV? Siapa sebenarnya brand chopper dengan penjualan terbesar di e-commerce Indonesia?
Yuk, tanya MarketHac! Klik di sini untuk bongkar data market, kompetitor, dan channel yang lebih dalam.




