Pasar shampoo Indonesia di 2025 mencatatkan performa impresif, market sizenya mencapai Rp1 triliun. Dari angka tersebut, kategori Anti Dandruff menyumbang Rp277,4 miliar, atau setara dengan 25,3% market share. Artinya, seperempat pasar shampoo nasional ditopang oleh produk anti ketombe.
Makarizo Unggul Dua Kali Lipat dari Kompetitor
Brand lokal, Makarizo unggul hampir dua kali lipat dari Head & Shoulders yang berada di peringkat kedua. Dominasi Makarizo menunjukkan kekuatan positioning dan penjualan di channel e-commerce. Dibandingkan brand premium, Makarizo mampu bermain di harga terjangkau sambil mempertahankan citra kualitas salon. Strategi ini sukses membuat Makarizo memperluas jangkauan pasar.
Kerastase Andalkan Premium Pricing, Pasar Masih Terfragmentasi
Di posisi ketiga, Clear mencatat 5,91% market share, disusul sangat tipis oleh Kerastase dengan 5,83%. Selisih yang tipis antara Clear dan Kerastase menandakan persaingan papan tengah yang dinamis. Menariknya, walaupun Kerastase ada di peringkat empat, volume penjualannya jauh lebih kecil dibanding brand mass market seperti Makarizo, Head & Shoulders, dan Clear. Hal ini menunjukkan, performa penjualannya ditopang oleh harga premium dibanding jumlah unit terjual.
Papan Tengah Kompetitif dengan Struktur Market Share yang Rapat
Di luar empat besar, struktur market share terlihat semakin padat dengan brand yang berada di rentang 3–5%. Selisih yang tipis ini menunjukkan bahwa kompetisi di lapisan tengah relatif seimbang. Perubahan kecil dalam strategi diskon dan campaign memengaruhi posisi ranking.
Mau pantau data pergerakan brand, GMV, hingga analisis campaign kompetitor secara real-time? Klik disini untuk dapatkan insight lengkap.
