Persaingan brand lipstick di e-commerce Indonesia semakin menarik. Dua nama besar, Maybelline dan L’Oréal Paris, sama-sama punya posisi kuat di pasar lipstik. Namun, ketika penjualan dibedah berdasarkan klaim benefit, keduanya punya keunggulan yang berbeda.
Di kategori lipstick dengan klaim Matte, Maybelline memimpin dengan pangsa pasar yang cukup jauh dari L’Oréal Paris. Sementara itu, brand lokal seperti Hanasui dan Make Over ikut meramaikan persaingan di posisi berikutnya.
Bagaimana persaingan brand lipstick matte sepanjang Januari hingga Juni 2026? Berapa harga lipstick yang paling banyak menyumbang omzet, dan strategi apa yang bisa dipelajari? Yuk, bongkar datanya bersama Markethac!
Maybelline Kuasai Pasar Lipstick Matte, L’Oréal Paris Masih Mengejar
Soal lipstick matte, Maybelline memimpin jauh. Berdasarkan data Markethac periode Januari hingga Juni 2026, Maybelline menguasai 25,94% GMV lipstick dengan klaim Matte di e-commerce Indonesia. L’Oréal Paris berada di posisi kedua dengan share 14,70%.
Artinya, terdapat selisih sekitar 11,24 percentage points antara kedua brand global tersebut. Di belakangnya, brand lokal turut mengambil bagian dalam persaingan. Hanasui mencatat pangsa GMV sekitar 6,9%, sedangkan Make Over berada di angka 5,6%.
Sebagai tambahan, dominasi Maybelline di segmen Matte lebih besar dibandingkan pangsa GMV-nya pada kategori lipstick secara keseluruhan, yaitu 17,72%.
Penjualan Lipstick Memuncak pada Maret 2026, Bertepatan dengan Ramadan dan Lebaran
Maret menjadi bulan dengan GMV lipstick tertinggi, mencapai Rp92,5 miliar. Momentum ini bertepatan dengan Ramadan dan Lebaran ketika konsumen mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk menyambut lebaran. Menariknya, beberapa listing produk terlaris menggunakan label promosi, yaitu “Diskon Spesial Ramadhan”.
Setelah mencapai puncak pada Maret, GMV turun menjadi Rp70,1 miliar pada April. Penjualan kemudian kembali meningkat secara bertahap hingga mencapai Rp76,3 miliar pada Juni.
Harga Lipstick Rp100–150 Ribu Paling Banyak Menyumbang GMV
Berapa harga lipstick yang paling banyak dibeli konsumen di e-commerce? Berdasarkan kontribusi GMV, produk berharga Rp100–150 ribu jadi yang terbesar dengan pangsa 20%.
Sementara itu, segmen Rp25–50 ribu menempati posisi ketiga dengan share 18,2%. Artinya, pasar lipstick memiliki kontribusi penjualan yang besar baik dari produk harga menengah maupun ekonomis.
Jika digabungkan, rentang harga Rp75–150 ribu menyumbang 38,79% GMV lipstick. Data ini bisa menjadi acuan awal bagi brand untuk mengevaluasi harga produk, pilihan SKU, dan paket promosi yang ditawarkan.
Matte Jadi Klaim Benefit Lipstick dengan Kontribusi Terbesar
Selain harga, konsumen juga dapat membandingkan lipstick berdasarkan manfaat yang ditawarkan.
Dalam data Markethac, Matte menjadi klaim benefit dengan kontribusi GMV terbesar, diikuti Long Lasting dan Transferproof. Ketiga klaim ini secara gabungan menyumbang lebih dari 70% GMV. Namun, ada cerita menarik ketika persaingan brand dibedah berdasarkan masing-masing klaim.
Pada klaim Matte, Maybelline memimpin dengan share 25,94%, diikuti L’Oréal Paris sebesar 14,70%. Persaingan menjadi lebih ketat pada klaim Long Lasting; Maybelline masih berada di posisi pertama dengan share 20,63%, tetapi L’Oréal Paris mendekat di angka 17,58%. Raecca Beauty juga mencuri perhatian di posisi ketiga dengan share 9,43%.
Situasinya berbalik pada klaim Transferproof. L’Oréal Paris justru menguasai 34,44% GMV, jauh di atas Hanasui (12,94%) dan Maybelline (11,95%). Pola ini menunjukkan, brand yang memimpin pasar secara keseluruhan belum tentu mendominasi setiap klaim benefit.
Mau Bongkar Lebih dalam Pasar Lipstick Transferproof?
Cari tahu siapa kompetitor terdekat brand-mu, rentang harga yang paling banyak menyumbang GMV, serta peluang positioning berdasarkan data pasar. Klik di sini untuk diskusi lebih lanjut dan eksplorasi data selengkapnya.
