Influencer atau KOL kini punya peran besar dalam memperkenalkan produk ke konsumen. Satu konten yang viral bisa menghasilkan ratusan ribu views dalam waktu singkat. Namun, apakah ramainya review KOL benar-benar tercermin pada penjualan di e-commerce?
Salah satu kasus menarik datang dari brand cookie sandwich lokal, Nichi Nichi by Farine. Pada Februari 2026, KOL Nanakoot me-review produk Nichi Nichi melalui TikTok. Konten tersebut berhasil meraih lebih dari setengah juta views dan mendapat banyak respons positif. Seampuh apa efeknya terhadap performa Nichi Nichi di e-commerce?
Penjualan Nichi Nichi Melesat Setelah “Nanakoot Approved”
Data MarketHac menunjukkan adanya peningkatan GMV Nichi Nichi by Farine pada Februari 2026, bertepatan dengan publikasi konten Nanakoot. Lalu, kenaikan tersebut berlanjut hingga Maret. GMV Nichi Nichi melonjak 2,2x lipat di Maret (vs Februari).
Pola ini menunjukkan adanya momentum yang kuat bagi Nichi Nichi sepanjang Februari hingga Maret. Namun, kenaikan tersebut tidak bisa dikaitkan dengan KOL saja. Ada faktor lain yang berjalan pada periode yang sama, mulai dari Ramadan hingga strategi harga yang diterapkan brand.
Memasuki April, GMV Nichi Nichi kembali mengalami penurunan, dan stagnan sepanjang Q2 2026. Mereka memerlukan strategi yang kuat untuk mempertahankan momen setelah campaign berakhir.
Nichi Nichi Turunkan Harga Cookie Sandwich Saat Campaign
Nichi Nichi tidak hanya mengandalkan exposure dari Nanakoot. Selama periode campaign, brand ini juga menjalankan strategi harga yang cukup cerdik. Average Selling Price (ASP) Nichi Nichi turun dari Januari hingga Maret 2026, kemudian perlahan kembali mendekati harga normal sepanjang Q2.
Strategi ini menarik karena penurunan harganya terjadi bersamaan dengan tingginya exposure dari KOL dan bulan Ramadan. Ketika calon konsumen menemukan produk lewat konten KOL, harga terjangkau dapat menarik minat mereka untuk mencoba produk.
Dalam kasus ini, KOL marketing dan pricing bisa berjalan beriringan. Exposure dapat mendatangkan perhatian, sementara promo dapat mendorong trial dan konversi selama perhatian konsumen sedang tinggi.
Market Share Nichi Nichi Naik 2x dan Melesat 20 Peringkat
Meski masih jauh dari jajaran 10 brand, Nichi Nichi berhasil meningkatkan market share dari sekitar 0,05% pada Q1 menjadi 0,10% pada Q2 2026.
Secara persentase, market share tersebut memang rendah. Namun, Nichi Nichi berhasil naik 20 peringkat di kategori yang sama. Di sisi lain, pasar biskuit dan wafer dipimpin oleh pemain besar, yaitu Nabati dan Roma.
“Nanakoot Approved” Ampuh Dongkrak Penjualan?
Review Nanakoot, penurunan ASP, bulan Ramadan, dan kenaikan GMV terjadi dalam waktu yang berdekatan. Karena beberapa faktor tersebut terjadi bersamaan, data penjualan belum cukup menyimpulkan bahwa kenaikan GMV disebabkan sepenuhnya oleh label “Nanakoot Approved”.
Daripada hanya mengacu pada exposure dan views, brand bisa menyiapkan promo harga, memastikan stok tersedia, mengoptimalkan listing marketplace, dan memperkuat retargeting ketika perhatian terhadap produk sedang tinggi. Tujuannya, mengubah awareness menjadi kesempatan untuk mendorong transaksi.
Bagaimana dengan Performa KOL ke Brand Lain?
Dengan MarketHac, brand bisa membedah performa pasar dan kompetitor di e-commerce untuk melihat apa yang terjadi sebelum dan sesudah sebuah momentum marketing. Klik di sini untuk bedah datanya lebih lanjut.




