Kolaborasi antara Mykonos dan Ade Setiawan sukses mencuri perhatian. Mykonos, brand parfum lokal, menggandeng streamer Mobile Legends, Ade Setiawan untuk merilis parfum khusus gamers. Dua varian yang dirilis, Glitch dan Invade langsung jadi perbincangan, terutama setelah debutnya di pop-up store Mykonos di Transmart Kota Kasablanka sebelum akhirnya dijual online di Shopee dan Tokopedia.
Jauh sebelum Mykonos, brand parfum lokal lain juga telah merilis produk edisi khusus bersama influencer. Kira-kira, bagaimana performa parfum kolaborasi brand lain? Yuk, kita intip datanya!
Channel Utama Penjualan Parfum Kolaborasi
Dari berbagai platform e-commerce, Shopee mendominasi penjualan parfum kolaborasi dengan market share mencapai 87.6%, sementara Tokopedia tertinggal di angka 12.3%, dan TikTok Shop bahkan nyaris tidak mencatatkan angka signifikan. Artinya, Shopee masih jadi pilihan utama konsumen dalam membeli parfum kolaborasi.
Bagi brand yang ingin meluncurkan parfum kolaborasi, Shopee layak untuk dimaksimalkan, baik dalam strategi promosi, placement iklan, maupun program diskon.
Kolaborasi Parfum x Influencer Paling Sukses
Dari berbagai parfum hasil kolaborasi, HMNS x Maliq & D’Essentials mendominasi dengan perolehan market share yang luar biasa, yaitu 96% GMV dan 94.3% item sold. Gap dengan kompetitor juga cukup jauh. Hal ini membuktikan bahwa keselarasan influencer dengan brand personality bisa berdampak besar pada penjualan. Nama Maliq & D’Essentials yang melekat dengan musik rupanya selaras dengan target pasar HMNS, sehingga menghasilkan konversi penjualan yang tinggi.
Dampak Kolaborasi terhadap Omzet Brand
Meski tidak sepopuler HMNS x Maliq, parfum kolaborasi Être x Tities Sapoetra justru membawa dampak paling besar terhadap total omzet brand. Kolaborasi ini berkontribusi 10.7% terhadap total penjualan Être, lebih tinggi dibandingkan GHAIER x Nala Qelnec (8.07%), bahkan HMNS x Maliq & D’Essentials (5.03%). Dengan begitu, kolaborasi yang tepat bisa meningkatkan daya tarik brand secara signifikan, terutama jika brand ingin memperluas segmentasi pasar.
Harga Parfum Kolaborasi Influencer
Parfum Être x Tities Sapoetra menjadi parfum dengan harga tertinggi di antara produk kolaborasi lainnya. Parfum ini dibanderol Rp579K untuk ukuran 50ml. Dibandingkan dengan produk lain, harga ini jauh lebih tinggi. Sebagai contoh, HMNS x Maliq & D’Essentials dijual seharga Rp385K untuk 100ml, sedangkan Côte d’Azur x Nakirana dan GHAIER x Nala Qelnec sama-sama dibanderol Rp349K per 50ml. Sementara itu, Pluto x Alegeor menjadi yang paling terjangkau dengan harga Rp289K per 50ml. Kolaborasi Être dengan Tities Sapoetra mampu meningkatkan nilai persepsi brand, sehingga konsumen bersedia membayar lebih untuk produk ini.
Mau Lihat Data Penjualan Parfum Lebih Detail? Pakai Markethac!
Bagi brand owner, marketer, atau pelaku bisnis di industri parfum, data penjualan parfum jadi senjata ampuh untuk menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif. Dengan Markethac, kamu bisa menganalisis data penjualan parfum secara mendalam, melihat tren pasar, dan mengetahui produk mana yang paling diminati konsumen.
Ambil keputusan berbasis data dan maksimalkan potensi brand-mu! Klik di sini untuk dapatkan demo dashboard Markethac.
