Pasar Antiperspirant Memanas, Deorex Salip Brand Premium Asal Denmark

Personal Care
•
•
Friday, Feb 13, 2026
Pasar Antiperspirant Memanas, Deorex Salip Brand Premium Asal Denmark
Source: https://markethac.id

Kategori deodorant nasional mencatat nilai pasar sekitar Rp370 miliar, dan segmen antiperspirant mengambil porsi signifikan dengan nilai Rp101,6 miliar atau sekitar 27,45% dari total pasar. Angka ini menunjukkan bahwa produk pengontrol keringat bukan lagi ceruk kecil, melainkan salah satu penggerak utama pertumbuhan deodorant di Indonesia. Konsumen semakin mencari solusi fungsional, bukan sekadar wewangian.

Deorex Pimpin Pasar dengan Market Share Tertinggi

Di tengah persaingan ketat, Deorex muncul sebagai pemimpin pasar antiperspirant dengan market share sekitar 13,25%. Capaian ini menempatkan brand lokal tersebut di posisi teratas, melampaui pemain global dan premium. Dengan penjualan lebih dari 126 ribu unit, Deorex membuktikan bahwa brand lokal mampu bersaing di kategori yang sangat performance-driven.

Menang Bukan Karena Murah, Tapi Karena Relevan

Jika dilihat lebih dalam, keunggulan Deorex di pasar antiperspirant tidak semata-mata soal harga. Brand lokal ini menempati peringkat #1 antiperspirant dengan GMV sekitar Rp13,5 miliar, unggul tipis di atas Perspirex yang berada di peringkat #2 dengan GMV sekitar Rp12,3 miliar meski memiliki harga jual jauh lebih tinggi. Deorex justru menang lewat kombinasi fungsi yang kuat, harga rasional, serta klaim yang mudah dipahami konsumen. Fokus pada manfaat inti, perlindungan keringat dan bau badan, membuat brand lokal ini sangat relevan dengan kebutuhan sehari-hari pasar mass.

Brand Global Kuat, Tapi Preferensi Konsumen Mulai Bergeser

Brand internasional seperti Perspirex, Rexona, dan Nivea masih memegang peran penting di pasar antiperspirant. Rexona berada di peringkat #3 dengan GMV sekitar Rp8,2 miliar, disusul Nivea di peringkat #4 dengan GMV sekitar Rp6,3 miliar. Namun, jarak market share antar pemain yang relatif tipis menunjukkan adanya pergeseran preferensi konsumen. Di kategori ini, keputusan pembelian semakin rasional dan berbasis pengalaman, di mana reputasi global tidak lagi menjadi satu-satunya penentu ketika brand lokal mampu memberikan hasil yang setara.

Klaim “Extra Dry” dan “Clinical Strength” Jadi Kunci

Salah satu pola paling konsisten di kategori ini adalah kuatnya pengaruh klaim produk. Istilah seperti extra dry, clinical strength, hingga perlindungan 48–72 jam menjadi pemicu utama minat beli. Konsumen antiperspirant cenderung mencari solusi nyata atas masalah keringat berlebih, sehingga brand yang mampu mengomunikasikan klaim ini secara konsisten, baik di kemasan maupun channel digital, lebih mudah memenangkan pasar.

Antiperspirant Bukan Lagi Kategori Niche

Dengan kontribusi hampir sepertiga dari total pasar deodorant dan persaingan yang semakin rasional, antiperspirant kini menjadi kategori strategis. Keberhasilan Deorex menunjukkan bahwa pemahaman kebutuhan lokal, eksekusi klaim produk, dan distribusi yang tepat bisa mengalahkan kekuatan brand global sekalipun.

Ingin tahu klaim produk apa yang paling efektif mendorong penjualan di kategori antiperspirant?
Klik di sini dan diskusikan langsung dengan tim Markethac untuk mendapatkan insight pasar berbasis data dan channel performance.