Skip to content

Penjualan Blender & Chopper Lesu, tapi Brand Ini Rajai Pasar

Home Electronic
•
5 minutes read
•
Wednesday, Sep 2, 2026
Penjualan Blender & Chopper Lesu, tapi Brand Ini Rajai Pasar
Source: https://markethac.id

Pasar Blender & Chopper mengalami penurunan cukup tajam pada Juli 2026. Setelah sempat mencapai GMV Rp19,2 miliar pada Juni, nilainya turun menjadi Rp13,5 miliar pada bulan berikutnya. Namun, di tengah pasar yang melemah, Philips kuasai kategori Blender & Chopper.

Data MarketHac periode Mei–Juli 2026 menunjukkan dinamika menarik di kategori ini. Selain dominasi Philips, momen Double Date ternyata mampu menghasilkan GMV harian yang jauh lebih tinggi dibanding Payday. 

Lantas, strategi apa yang bisa dimanfaatkan brand untuk tetap mendorong penjualan ketika pasar sedang lesu? 

GMV Blender & Chopper Anjlok pada Juli 2026 

Pasar Blender & Chopper sempat menunjukkan pertumbuhan pada Juni 2026. GMV kategori ini naik dari Rp18,2 miliar pada Mei menjadi Rp19,2 miliar pada Juni. Namun, momen tersebut tidak bertahan lama. Pada Juli, GMV turun menjadi Rp13,5 miliar atau terkoreksi sekitar -29,6% dibanding bulan sebelumnya. 

Penurunan ini menunjukkan bahwa demand kategori Blender & Chopper dapat berubah signifikan dalam waktu singkat. Meski begitu, pelemahan pasar ternyata tidak dirasakan secara merata oleh semua pemain. 

Philips Tetap Rajai Pasar Blender & Chopper 

Penjualan Blender & Chopper Lesu, tapi Brand Ini Rajai Pasar

Di tengah turunnya GMV kategori, Philips masih sulit digoyahkan dengan 69,6% share pasar Blender & Chopper. Angkanya terpaut sangat jauh dari Samono sebesar 6,8% dan Ninja sebesar 1,7%. Jarak yang besar ini menunjukkan betapa terfokusnya persaingan Blender & Chopper pada satu market leader. 

Bagi challenger brand, bersaing langsung dengan positioning serupa belum tentu menjadi strategi yang efektif. Brand dapat mencari whitespace yang belum kuat dikuasai market leader, misalnya melalui perbedaan price point, fitur, dan positioning produk yang lebih spesifik. Namun, produk dan positioning bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan. Timing promosi juga punya peran besar.

Double Date Lebih Efektif Dongkrak Sales Blender & Chopper 

Ketika performa pasar sedang melemah, data MarketHac menunjukkan bahwa Double Date menjadi momentum menarik untuk mendorong penjualan Blender & Chopper.

Jika dihitung berdasarkan GMV per hari, Double Date konsisten mengungguli Payday selama Mei–Juli 2026. Pada Mei, GMV harian Double Date mencapai Rp931,2 juta, dibanding Payday sebesar Rp545,8 juta. 

Gap semakin besar pada Juni, dengan Rp1,1 miliar vs Rp574,4 juta. Kemudian pada Juli, GMV harian Double Date mencapai sekitar Rp1 miliar, sedangkan Payday hanya Rp321,9 juta. Dengan kata lain, GMV harian Double Date pada Juli 3x lebih tinggi dibanding Payday.

Diskon Besar Belum Tentu Menghasilkan GMV Lebih Tinggi 

Ada temuan lain yang menarik. Performa Double Date ternyata tidak membutuhkan diskon bertingkat. 

Rata-rata diskon Double Date stabil di kisaran 27–30%, sedangkan diskon Payday terus meningkat hingga sekitar 32%. Meski diskonnya lebih dalam, Payday tetap menghasilkan GMV harian yang lebih rendah. 

Temuan ini memberi sinyal bahwa memberi diskon besar bukan satu-satunya jalan untuk meningkatkan penjualan. Momen dengan traffic tinggi dapat memberikan hasil lebih optimal meski brand memberikan diskon moderat. 

Bagi brand Blender & Chopper, Double Date dapat menjadi momen untuk mengombinasikan budget, stok, dan aktivitas promosi. Diskon yang kompetitif dapat digabung dengan voucher, bundling, live shopping, atau campaign khusus untuk memaksimalkan traffic tanpa menekan margin. 

Apa Peluang Brand Blender & Chopper Berikutnya? 

Data Mei–Juli 2026 menunjukkan tantangan sekaligus peluang. Market size memang sedang terkoreksi, tapi konsumen tetap menunjukkan respons tinggi pada ajang Double Date. 

Artinya, brand tidak harus bertarung head-to-head dengan market leader. Peluang dapat dicari melalui positioning yang berbeda, strategi harga yang tepat, dan pemilihan promosi yang lebih efisien.

Lalu, Blender & Chopper sebenarnya lebih cuan dijual di Shopee atau TikTok x Tokopedia? Brand mana yang paling kuat di masing-masing channel? Klik di sini untuk mendapatkan datanya.