Pasar setrika di Indonesia tergolong stabil. Baik untuk keperluan kerja, sekolah, hingga aktivitas sehari-hari, setrika menjadi produk esensial di hampir setiap rumah tangga. Kategori ini mungkin tidak terlihat “trendy”, tapi permintaannya cenderung konsisten. Di tengah kondisi ini, brand bersaing dari sisi fungsi dan persepsi konsumen.
Philips Memimpin, Tapi Pasar Belum Terkunci
Data Januari - Februari 2026 menunjukkan, Philips mendominasi pasar dengan GMV Rp39.6 miliar dan market share 40.3%. Angka ini menjadikannya pemain paling kuat di kategori setrika. Di bawahnya, Maspion berada di posisi kedua dengan 11.1%, diikuti Han River sebesar 8.5%. Meski terlihat sangat dominan, sekitar 60% market share lainnya masih tersebar di berbagai brand. Artinya, pasar ini belum sepenuhnya terkunci dan menyisakan ruang besar untuk berkompetisi.
Fragmentasi Top 10 Membuka Banyak Celah
Komposisi Top 10 brand menunjukkan fragmentasi yang cukup tinggi. Brand seperti Miyako, Cosmos, hingga Panasonic mengisi pasar dengan kontribusi yang lebih kecil. Kondisi ini menunjukkan bahwa tidak ada satu strategi untuk menang; setiap brand punya pendekatan yang berbeda.
Strategi Channel Bisa Jadi Penentu
Menariknya, dari sisi channel penjualan, distribusi antara official store dan reseller hampir seimbang. Official store mencatat sekitar 50,1 miliar (51%), sementara reseller berada di 48,1 miliar (49%).
Artinya, kinerja penjualan sangat bergantung pada bagaimana brand mampu mengoptimalkan kedua channel tersebut secara seimbang. Official store biasanya berperan dalam membangun kontrol penuh terhadap brand experience, harga, hingga komunikasi langsung dengan konsumen. Di sisi lain, reseller menjadi penggerak distribusi yang memperluas jangkauan pasar, menjangkau segmen yang mungkin tidak tersentuh oleh channel resmi, serta mempercepat penetrasi di berbagai wilayah.
Ketika salah satu channel tidak dioptimalkan, potensi kehilangan penjualan menjadi besar, baik dari sisi awareness, aksesibilitas, maupun conversion. Karena itu, strategi yang efektif bukan memilih salah satu, tetapi memastikan keduanya saling melengkapi: official store sebagai pusat brand dan kepercayaan, sementara reseller sebagai akselerator pertumbuhan dan distribusi.
Kunci Menang Ada di Strategi Channel
Strategi distribusi menjadi faktor pembeda. Official store dapat digunakan untuk membangun trust dan menjaga konsistensi brand. Di sisi lain, reseller berperan penting dalam memperluas jangkauan dan mendorong volume penjualan dengan cepat.
Kemenangan ada pada brand yang mampu memahami karakteristik channel dan mengoptimalkannya secara maksimal. Klik disini untuk optimalisasi strategi brand bersama Markethac.
