Ramadan memang selalu membawa berkah, tak terkecuali industri biskuit & wafer. Dua nama besar biskuit Indonesia, Khong Guan dan Roma, saling mengejar posisi di market. Keduanya sama-sama menjadi biskuit andalan masyarakat sebagai suguhan di hari lebaran. Apakah kedua brand ini mengalami lonjakan penjualan di Ramadan? Lalu, bagaimana trennya setelah lebaran? Yuk, simak data penjualan biskuit & wafer periode Ramadan dan lebaran 2024!
Tren Penjualan Biskuit & Wafer di Ramadan 2024
Bulan Ramadan jadi puncak penjualan produk biskuit dan wafer. Berdasarkan data terbaru, Khong Guan mencatat kenaikan penjualan hingga 330% selama Ramadan, menjadikannya salah satu brand biskuit Indonesia dengan pertumbuhan tertinggi. Namun, setelah Lebaran, penjualannya turun drastis sebesar -90%.
Kondisi serupa dialami oleh Roma yang juga bertumbuh sebesar 138% selama Ramadan, kemudian turun drastis -72% pasca-Lebaran. Hal ini menegaskan bahwa biskuit sangat lekat dengan tradisi berbagi hampers menjelang lebaran, lalu permintaannya kembali normal atau bahkan drop.
Di kategori biskuit dan kue secara umum, penjualan mengalami lonjakan sebesar 290% di Ramadan, namun merosot -80% setelahnya. Tantangan ini menuntut brand untuk mempertahankan penjualan yang sudah terbangun selama momen spesial, khususnya Ramadan.
Channel Pilihan Konsumen dalam Pembelian Biskuit & Wafer
Shopee mencatat kontribusi tertinggi untuk penjualan produk biskuit, dengan angka fantastis selama Ramadan. Tokopedia menyusul jauh di belakang, sementara Blibli hanya menyumbang sebagian kecil. Menariknya, dari sisi pertumbuhan, Blibli justru mencatat lonjakan tertinggi di bulan Ramadan, lalu disusul oleh Shopee dan Tokopedia. Setelah Ramadan, ketiganya sama-sama mengalami penurunan drastis, dan Blibli mencatat penurunan terbesar.
Meskipun Shopee menjadi channel utama, brand biskuit Indonesia seperti Khong Guan dan Roma memiliki peluang besar untuk memperluas jangkauan di Tokopedia dan Blibli selama didukung dengan strategi promosi yang tepat seperti iklan berbayar, kolaborasi dengan seller, atau bundling produk.
Top Brand Biskuit & Wafer di Ramadan 2024
Di market biskuit & wafer, Khong Guan dan Roma belum masuk jajaran tiga besar. Tango berhasil puncaki market, diikuti oleh Nabati dan Apollo. Sementara itu, Khong Guan berada di posisi 6 dan Roma di posisi 9. Keduanya masih berada di papan tengah persaingan.
Namun, bukan berarti mereka kehilangan daya saing. Dengan loyalitas konsumen yang kuat dan brand awareness yang tinggi, keduanya masih punya peluang besar untuk naik peringkat. Salah satu cara paling strategis adalah dengan mengoptimalkan momentum Ramadan melalui campaign yang lebih agresif, inovasi varian produk, atau promo khusus Ramadan.
Data menunjukkan bahwa Ramadan menjadi "high season" penjualan biskuit, dan tantangan sesungguhnya ada di periode setelahnya. Brand biskuit seperti Khong Guan dan Roma harus mengatur strategi bagaimana memperpanjang siklus konsumsi, bukan hanya mengandalkan sales musiman. Strategi promo bundling, diferensiasi produk, hingga distribusi di channel alternatif bisa menjadi solusi dalam menjaga stabilitas pemasukan.
Ketahui Data Penjualan Biskuit & Wafer Selengkapnya di Markethac!
Masih penasaran tentang data penjualan biskuit Roma, Khong Guan, dan brand lainnya? Gunakan Markethac dan dapatkan insight real-time untuk membantu kamu menyusun strategi penjualan yang lebih tajam berbasis data. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut tentang Markethac.
