Awal tahun 2026 dibuka dengan pembaruan penting dari Shopee yang langsung berdampak ke strategi seller. Mulai Januari, skema pre-order mengalami penyesuaian biaya yang memengaruhi struktur harga dan margin. Perubahan biaya admin Shopee ini membuat seller perlu bergerak lebih cepat agar tetap kompetitif di tengah persaingan marketplace yang semakin padat. Lalu, apa saja detail perubahan ini dan bagaimana pengaruhnya terhadap performa penjualan
Kenaikan 3% yang Mengubah Strategi Harga
Mulai Januari 2026, Shopee resmi mengenakan biaya admin khusus pre-order sebesar 3% di luar biaya reguler. Bagi seller dengan volume transaksi besar atau margin tipis, tambahan ini langsung berdampak pada profit per penjualan. Karena itu, harga untuk produk pre-order Shopee tidak lagi bisa disamakan dengan produk ready stock dan perlu disesuaikan sejak awal agar margin tetap terjaga.
Pre-Order Kini Butuh Perhitungan Lebih Ketat
Pre-order tidak lagi sekadar strategi minim risiko. Dengan adanya tambahan biaya admin Shopee, skema ini kini lebih relevan untuk produk dengan nilai tambah kuat, permintaan stabil, atau margin yang cukup longgar. Untuk menjaga daya saing, seller perlu mulai mengombinasikan pendekatan seperti minimum order, bundling, atau penyesuaian harga bertahap agar beban biaya tidak sepenuhnya ditanggung sendiri.
Tanpa penyesuaian harga, margin akan tergerus otomatis. Namun menaikkan harga terlalu agresif juga berisiko menekan konversi. Di titik ini, membaca sensitivitas harga konsumen menjadi kunci, terutama untuk produk yang bermain di kategori dengan tingkat kompetisi tinggi.
Tidak Semua Produk Terkena Biaya Tambahan
Meski ada perubahan kebijakan, Shopee menetapkan sejumlah kategori yang dibebaskan dari biaya admin dan biaya layanan Shopee untuk skema pre-order. Pengecualian ini mencakup produk cetak dan custom seperti bordir, stiker & label, tas kado, kalender, lanyard & name tag, serta kartu ucapan. Beberapa produk fungsional dan souvenir seperti
gantungan kunci, kipas tangan, sprei, roll film & kertas foto, hingga e-money juga termasuk dalam daftar bebas biaya.
Selain itu, kategori olahraga dan lifestyle juga masuk pengecualian, mulai dari atasan, bawahan, jaket, jersey, hingga set pakaian olahraga dan perlengkapan aktivitas outdoor. Produk aksesoris seperti passport cover, tag koper, bingkai foto & pajangan dinding, aksesoris plat nomor mobil, serta sash juga tidak dikenakan biaya tambahan. Shopee juga membebaskan produk baru (≤30 hari) dan produk yang dijual melalui Shopee Live dari biaya layanan pre-order.
Saatnya Susun Strategi yang Lebih Tepat
Dengan penyesuaian ini, seller tidak lagi bisa mengandalkan satu pendekatan untuk semua produk. Mulai dari pemilihan kategori, penyesuaian harga, hingga pemanfaatan daftar pengecualian, semuanya perlu dihitung lebih strategis agar margin tetap aman. Perubahan biaya admin Shopee menjadi sinyal kuat bahwa seller perlu lebih adaptif dalam menyusun strategi pre-order Shopee dan mengelola portofolio produk secara lebih selektif.
Jika kamu ingin mengetahui dampak kebijakan ini ke kategori produkmu, simulasi margin, hingga rekomendasi strategi yang paling relevan untuk bisnismu, klik di sini dan isi form Markethac untuk diskusi lebih lanjut dengan tim kami.
