Fenomena Rohana (Rombongan Hanya Nanya) dan fenomena Rojali (Rombongan Jarang Beli) yang viral di media sosial belakangan ini sering dikaitkan dengan tanda turunnya daya beli masyarakat, terutama di pusat perbelanjaan. Namun, menurut pengamat ekonomi keuangan dan perbankan Sutardjo Tui, tren ini bukan semata soal melemahnya daya beli, melainkan adanya pergeseran perilaku konsumen ke ranah digital. Jadi, apakah fenomena Rohana-Rojali mendorong transaksi di e-commerce, atau justru melemahkan penjualan smartphone? Mari kupas datanya!
Pertumbuhan GMV Smartphone
Pasar smartphone sempat terpukul di Juni 2025 dengan penurunan GMV sebesar 8%. Namun, Juli 2025 membawa angin segar, pasar kembali bangkit dengan pertumbuhan 5% dan mencatat GMV Rp2,1 triliun. Meski begitu, angka ini masih belum mampu menyamai performa Mei 2024 yang mencapai Rp2,2 triliun. Artinya, ada tanda-tanda pemulihan, tetapi pasar smartphone masih berjuang untuk kembali ke level tertingginya.
Segmen Range Harga yang Diminati Konsumen
Data smartphone terbaru menunjukkan bahwa penjualan smartphone premium dengan harga di atas Rp9 juta makin sepi peminat. Pada Juli 2025, segmen ini kembali mencatat penurunan GMV sebesar 8%, melanjutkan tren negatif dari Juni yang anjlok 13%. Sebaliknya, segmen harga Rp2 juta–Rp9 juta justru menguat, tembus 11%. Smartphone entry level (<Rp2 juta) juga berhasil rebound dengan kenaikan 8%.
Channel yang Optimal Untuk Penjualan Smartphone
Shopee kembali membuktikan dominasinya sebagai platform favorit konsumen untuk penjualan smartphone. Pada Juli 2025, GMV Shopee melonjak 9%. Kenaikan ini tak lepas dari strategi diskon dan campaign agresif yang sukses menarik minat pembeli. Sementara itu, Tokopedia justru turun 6% meski sempat naik 3% di bulan sebelumnya.
Brand yang Unggul di Segmen Low Entry
Poco mencatat lonjakan GMV yang spektakuler hingga 28%; angka ini 4.5 kali lebih tinggi dibanding Redmi. Samsung juga berhasil rebound dengan pertumbuhan 4.5%. Di sisi lain, Apple terus tertekan dengan penurunan berturut-turut, sedangkan Infinix perlahan pulih dengan kenaikan tipis, yakni 2.5%.
Dapatkan Data Lengkap Penjualan Smartphone di Markethac!
Markethac menyediakan data performa channel, strategi brand smartphone, dan insights lainnya yang tak kalah penting. Jelajahi semua data di dashboard Markethac yang diupdate secara real-time, sehingga insight yang Anda dapatkan selalu actionable. Ambil keputusan lebih cepat, tepat, dan berbasis data!
