Skip to content

Ready to win in 2027? Start early

Seberapa Besar Potensi Pasar Vegan Beauty di Indonesia?

Sumber gambar: markethac.id

Vegan beauty mulai mendapat perhatian seiring konsumen semakin kritis terhadap kandungan, proses produksi, dan nilai di balik sebuah produk. Namun, apakah klaim vegan sudah menjadi faktor pembelian bagi konsumen Indonesia?

Berdasarkan data marketplace periode Januari–Juli 2026, produk dengan klaim vegan masih menjadi bagian kecil dari keseluruhan pasar Beauty. Meski begitu, pertumbuhannya menunjukkan momentum yang menarik dan mulai membuka peluang baru bagi brand.

Vegan Beauty Masih Niche, tapi Mulai Bertumbuh

Secara agregat, produk vegan hanya menyumbang 0,18% GMV dari total kategori Beauty sepanjang Januari–Juli 2026. Artinya, klaim vegan belum menjadi purchase driver utama bagi konsumen Indonesia. Namun, performa bulanannya menunjukkan arah yang berbeda. 

GMV vegan beauty meningkat dari Januari hingga Juni, dengan pertumbuhan paling tinggi terjadi pada Maret sebesar 45,31%. Setelah mencapai level tertinggi di Juni, GMV terkoreksi 27,21% pada Juli. Meski mengalami koreksi, tren ini menunjukkan bahwa vegan beauty mulai mendapatkan demand yang lebih besar, meskipun masih berada dalam posisi niche market.

Shopee dan TikTok x Tokopedia Jadi Channel Utama

Dari sisi marketplace, penjualan vegan beauty masih sangat terkonsentrasi pada dua channel utama, yaitu Shopee dan TikTok x Tokopedia. Keduanya menjadi kontributor terbesar dibandingkan marketplace lainnya. Menariknya, rata-rata diskon pada kedua channel utama tersebut juga tidak setinggi channel dengan kontribusi lebih kecil.

Hal ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan vegan beauty di marketplace utama tidak semata-mata bergantung pada strategi diskon, tetapi juga kemungkinan didorong oleh awareness terhadap brand dan produk vegan itu sendiri.

Styling Rambut Jadi Kategori Terlaris

Menariknya, demand vegan beauty tidak hanya datang dari kategori skincare. Produk styling rambut, seperti hair serum spray menjadi kategori dengan penjualan terbesar, bahkan mengungguli kategori skincare seperti Serum & Essence dan Toner. 

Namun, tingginya performa kategori tersebut masih sangat dipengaruhi oleh brand tertentu. Artinya, pertumbuhan vegan beauty belum tersebar merata ke berbagai kategori, tetapi masih banyak digerakkan oleh produk dan brand yang memiliki positioning kuat.

D’alba dan Cave Jadi Pemain Utama

Seberapa Besar Potensi Pasar Vegan Beauty di Indonesia?

Dari sisi brand, D’alba dan Cave menjadi dua pemain terbesar dalam pasar vegan beauty dan secara gabungan menguasai lebih dari 43% market share. Keduanya juga memiliki kekuatan yang sangat spesifik. Cave hampir menguasai seluruh kategori Styling Rambut, sementara D’alba mendominasi kategori Cleanser.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar vegan beauty masih memiliki karakter yang cukup terkonsentrasi. Brand yang berhasil membangun positioning kuat pada kategori tertentu memiliki peluang besar untuk menjadi pemimpin di niche tersebut. Sementara itu, sejumlah brand lain seperti Aeris Beaute, Barenbliss, dan Moell ikut mengisi persaingan di kategori vegan beauty, meski dengan share yang lebih kecil.

Apakah Vegan Sudah Menjadi Faktor Pembelian?

Untuk saat ini, jawabannya belum secara signifikan. Dengan kontribusi yang masih sangat kecil terhadap total pasar Beauty, vegan masih lebih tepat dilihat sebagai emerging niche daripada faktor utama yang menentukan keputusan pembelian.

Namun, pertumbuhan GMV yang cukup agresif menunjukkan bahwa peluangnya mulai terbentuk. Seiring konsumen semakin memperhatikan ingredient dan nilai di balik produk, klaim vegan berpotensi menjadi salah satu selling point yang semakin relevan.

Bagi brand, momentum ini dapat menjadi peluang untuk membangun positioning lebih awal, terutama dengan mengembangkan produk vegan pada kategori yang sudah menunjukkan demand dan memperkuat komunikasi mengenai nilai produk secara jelas.

Ingin melihat data dan insight lengkap pasar vegan beauty?

Klik di sini untuk menemukan lebih banyak insight mengenai tren, brand, channel, dan peluang pasar Beauty di Indonesia melalui MarketHac.

Bagikan Berita Ini


Terbaru di E-Commerce

Berita lainnya

Masukan untuk berita ini

Kedua kolom wajib diisi.