Pasar lip tint dan lip stain Indonesia sepanjang 2025 diwarnai persaingan yang semakin ketat. Barenbliss dan Hanasui merupakan dua brand teratas yang saling beradu ranking dari sisi GMV. Kondisi ini menjadikan Penjualan Lip Tint 2025 sebagai salah satu kategori beauty paling kompetitif, karena strategi harga dan volume penjualan berperan besar dalam menentukan peringkat.
Barenbliss Unggul Tipis dari Sisi GMV
Barenbliss memimpin pasar dengan market share 6,25%, menjadikannya brand nomor satu secara GMV. Barenbliss menunjukkan kekuatannya melalui 361,6 ribu item terjual dan harga jual rata-rata sekitar Rp66.500. Dalam konteks Penjualan Lip Tint 2025, keunggulan ini mencerminkan strateginya yang berfokus pada perceived value, bukan sekadar volume.
Hanasui Menyusul dengan Unit Sold Tinggi
Di posisi kedua, Hanasui memperoleh market share 6,18%, hanya terpaut 0,07% dari Barenbliss. Menariknya, Hanasui menjual lebih dari 1 juta item, hampir tiga kali lipat dibandingkan Barenbliss dengan harga jual rata-rata sekitar Rp23.300. Strategi volume-driven ini membuat Hanasui menjadi ancaman serius bagi Barenbliss.
Jarak Tipis di Puncak, Jarak Lebar di Bawahnya
Di posisi 3 dan 4, Implora dan Focallure mulai tertinggal cukup signifikan. Artinya, pasar mulai terpolarisasi pada dua pemain utama, sementara brand lain harus berjuang lebih keras untuk mengejar. Peta ini menegaskan bahwa Penjualan Lip Tint 2025 ditentukan oleh strategi antara value vs volume, sehingga persaingan di puncak semakin sulit diprediksi.
Jika brand kamu ingin memahami posisi, peluang pertumbuhan, dan strategi yang tepat di kategori beauty, klik di sini untuk terhubung langsung dengan tim Markethac! Dapatkan insight pasar yang relevan untuk keputusan bisnismu.




