Skip to content

Shopee vs TikTok Shop: Ini Strategi Sales untuk Tiap Channel

E-Commerce Insights
•
5 minutes read
•
Thursday, Jul 23, 2026
Shopee vs TikTok Shop: Ini Strategi Sales untuk Tiap Channel
Source: https://markethac.id

Banyak brand masih menerapkan strategi yang sama di Shopee dan TikTok Shop. Konten, promo, hingga cara menjual produk sering kali dibuat seragam karena dianggap sama-sama marketplace.

Padahal, perilaku konsumen di kedua platform ini sangat berbeda. Memahami perbedaan tersebut dapat membantu brand meningkatkan efektivitas strategi penjualan sekaligus memaksimalkan potensi setiap channel.

Shopee: Konsumen Datang dengan Niat Membeli

Sebagian besar pengguna Shopee sudah memiliki tujuan yang jelas sebelum membuka aplikasi. Mereka biasanya sudah mengetahui produk yang ingin dibeli, kemudian membandingkan harga, mencari voucher, membaca ulasan, dan melihat rating toko sebelum melakukan checkout.

Karena itu, faktor seperti optimasi pencarian (search), harga yang kompetitif, ulasan pelanggan, dan promo menjadi elemen penting untuk memenangkan persaingan di Shopee. Platform ini lebih cocok untuk produk yang sudah dikenal pasar atau memiliki demand yang tinggi.

TikTok Shop: Konten Membantu Konsumen Mengambil Keputusan

Berbeda dengan Shopee, banyak pengguna TikTok Shop datang untuk menikmati konten. Namun, tidak sedikit juga yang sengaja mencari video review, demonstrasi produk, atau sesi LIVE sebelum memutuskan membeli. Artinya, konten memiliki peran besar dalam membangun kepercayaan dan membantu konsumen memvalidasi pilihan mereka.

Produk yang membutuhkan demonstrasi atau menunjukkan hasil penggunaan biasanya memiliki peluang lebih besar untuk menarik perhatian di TikTok Shop.

Jangan Samakan Strategi Shopee dan TikTok Shop

Karena perilaku konsumennya berbeda, strategi yang diterapkan juga seharusnya tidak sama.
Di Shopee, brand perlu fokus meningkatkan visibilitas produk melalui pencarian, menjaga rating toko, dan memastikan harga tetap kompetitif.

Sementara di TikTok Shop, strategi yang lebih efektif adalah memperkuat konten video, memanfaatkan LIVE Shopping, bekerja sama dengan affiliate atau kreator, serta menampilkan demonstrasi produk yang mampu menjawab pertanyaan konsumen. Dengan kata lain, Shopee lebih banyak mengandalkan search intent, sedangkan TikTok Shop mengandalkan konten sebagai bahan pertimbangan sebelum pembelian.

Data Historis Membantu Strategi Menjadi Lebih Tepat

Memahami karakter masing-masing platform hanyalah langkah awal. Brand juga perlu mengetahui bagaimana perilaku konsumen berubah dari waktu ke waktu, channel mana yang memberikan performa terbaik, hingga momentum promosi yang paling efektif untuk setiap kategori produk.

Keputusan yang didasarkan pada data historis akan membantu brand menyusun strategi yang lebih akurat dibandingkan hanya mengandalkan asumsi atau mengikuti tren.

Jika Anda ingin mengetahui insight yang lebih spesifik untuk kategori produk atau industri tertentu, Markethac dapat membantu menyediakan data pasar dan analisis yang relevan sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut.