Pasar moisturizer normal to dry skin makin ramai sepanjang 2025, karena konsumen makin sadar pentingnya kulit yang lembap tapi tetap kuat dari dalam. Bukan cuma cari “hidrasi instan”, tapi juga formula yang bikin kulit terasa stabil, nggak gampang kering, dan nyaman dipakai harian. Di tengah kompetisi yang makin ketat, satu tren yang paling kelihatan adalah: brand yang bisa menang bukan yang paling heboh, tapi yang paling konsisten deliver hasil.
Ceramide Jadi Ingredient Paling Diburu Kulit Kering
Di kategori ini, ceramide jadi salah satu ingredient yang paling sering dicari karena identik dengan skin barrier repair dan kelembapan tahan lama. Nggak heran kalau banyak brand mulai mengarahkan komunikasi mereka ke klaim “barrier-friendly” lewat kombinasi ceramide, panthenol, dan ingredients pendukung lain. Tapi dari banyaknya pemain, cuma sedikit yang benar-benar berhasil mengubah tren ini jadi dominasi pasar.
Skintific Ngebut, Brand Lain Cuma Nempel Tipis
Dari data tim Markethac, Skintific mencatat market share 33,25%, jauh meninggalkan brand lain seperti Glad2Glow (8,42%) dan Lacoco (7,58%). Gap ini menunjukkan satu hal penting: strategi ingredient yang tepat bisa bikin brand menang bukan cuma di awareness, tapi juga di transaksi. Di tengah pertumbuhan permintaan pelembap kulit kering, Skintific sukses mengunci positioning lewat ceramide moisturizer yang terasa “masuk akal” untuk kebutuhan harian.
5x Ceramide Jadi Kunci Repeat Purchase
Yang bikin Skintific menonjol bukan cuma popularitas, tapi fokus yang konsisten pada formula “ceramide-heavy” yang terasa cocok untuk kulit normal ke kering. Strategi ini bikin konsumen lebih gampang mengingat keunggulan produknya, lalu terdorong untuk repurchase karena hasilnya terasa nyata di pemakaian rutin. Saat banyak brand masih bertarung di klaim melembapkan, Skintific berhasil curi start dengan claim 5x ceramide sebagai jawaban untuk kulit yang butuh lebih dari sekadar lembap, yaitu barrier yang lebih kuat dan kulit yang lebih tenang.
Ketika Konsumen Makin Selektif, Brand Harus Main Data
Kondisi ini jadi alarm buat brand lain: konsumen makin selektif, dan kompetisi makin ditentukan oleh formula yang jelas, benefit yang mudah dipahami, serta konsistensi komunikasi di semua channel.
Buat brand yang mau masuk atau memperkuat posisi di kategori ini, kuncinya adalah membaca pola demand, melihat gap kompetitor, dan memetakan tren ingredients yang paling punya potensi menang. Karena di market moisturizer normal to dry skin, yang cepat adaptasi biasanya yang paling cepat naik.
Kalau kamu mau tahu data lengkap pergerakan market share, sampai tren ingredient yang lagi naik untuk kategori skincare lainnya, klik disini untuk konsultasi dengan tim Markethac.
