Song Hye Kyo Gabung Collagena, Susu Collagen Semakin Diminati?

Food and Beverage
•
5 minutes read
•
Wednesday, Jul 2, 2025
data penjualan collagena
Source: https://markethac.id

Menggandeng Song Hye-Kyo sebagai brand ambassador terbukti jadi langkah strategis bagi Collagena. Kampanye ini tak hanya mengangkat citra brand, tapi juga mendorong penjualan di periode Februari–April 2025. Popularitas sang bintang menghadirkan daya tarik yang kuat, sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk. Lantas, seberapa besar pengaruh kehadirannya terhadap performa penjualan susu Collagen? Yuk, simak datanya.

Penjualan Susu Collagena Februari - April 2025

Menurut data market collagen, sales Collagena naik 12% berkat gencarnya promosi di social media dan e-commerce, serta pengaruh BA artis Korea. Sementara itu, brand collagen yang lain mengalami penurunan sales growth.

Raih Semua Segmen, Strategi Harga Jadi Jurus Ampuh

Collagena sukses mendominasi pasar minuman collagen di berbagai level harga dengan pendekatan yang terukur. Lewat strategi bundling dan pemahaman tentang preferensi konsumen, brand ini mampu menguasai segmen bawah hingga premium. Kuncinya? Bermain harga dan kemas value secara menarik.

Market Collagen Melandai, Saatnya Evaluasi Strategi

Menurut data market collagen, setelah Ramadan, minuman collagen menunjukkan penurunan yang cukup besar setelah periode penjualan tertinggi. GMV nya turun hingga 19%, sementara jumlah item yang terjual merosot 26%. Campaign musiman belum mampu menjaga performa secara jangka panjang. Brand perlu mengantisipasi siklus ini dengan strategi campaign yang sustain, seperti retargeting, bundling pasca-event, hingga aktivasi loyalitas untuk menjaga demand tetap tinggi.

Channel yang Optimal untuk Penjualan Susu Collagen

Dari sisi channel, Shopee paling mendominasi penjualan susu collagen di Q1 2025. Namun yang menarik, TikTok Shop menyumbang 14% market share berkat kekuatan konten video pendek. Untuk menaikkan penjualan, brand dapat mengoptimalkan Shopee dan melakukan retargeting di TikTok.

Collagen Premium Jadi Pilihan Utama Konsumen

Sebanyak 66% konsumen memilih produk collagen premium dengan harga di atas Rp100.000. Ini menandakan bahwa kualitas menjadi faktor utama konsumen dalam mengambil keputusan. Brand yang menyasar segmen premium punya peluang besar asalkan mampu membangun kepercayaan lewat edukasi, testimoni, dan positioning sebagai produk bernilai tinggi.

Jenis Collagen Ini Paling Banyak Dicari Di Market

Meskipun susu collagen kaleng siap minum semakin populer, varian collagen bubuk tetap jadi favorit dengan porsi pasar 58%. Konsumen menilai collagen bubuk lebih fleksibel karena bisa dikombinasikan ke berbagai minuman atau makanan. Fleksibilitas ini membuka peluang bagi brand untuk berinovasi dalam varian rasa, kemasan, hingga edukasi seputar cara konsumsi yang praktis.

Mau Tahu Lebih Banyak tentang Data Penjualan Susu Collagen?

Kamu bisa tracking performa brand, analisis lonjakan penjualan, sampai melihat posisi kompetitor di Markethac! Semua data tersaji lengkap di dalam satu dashboard yang seamless, sehingga memudahkan kamu untuk mengambil insight dan atur strategi yang lebih tajam.

Klik di sini untuk daftar demo Markethac sekarang!