Skip to content

Tiga Produk Personal Care Yang Lagi Naik Daun di 2026

Beauty
•
•
Thursday, Jul 2, 2026
Tiga Produk Personal Care Yang Lagi Naik Daun di 2026
Source: https://markethac.id

Pasar Personal Care di Indonesia pada 2026 menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan. Dalam periode Maret–Juni, total GMV kategori ini telah mencapai Rp6,6 triliun dengan pertumbuhan YoY +35.66%. Namun, yang menarik bukan hanya pertumbuhannya, melainkan perubahan pola distribusi pertumbuhan antar channel.

Shopee masih menjadi pemain terbesar di pasar Personal Care dengan market share 53.5%. Namun, laju pertumbuhannya hanya sekitar +7% YoY, jauh lebih rendah dibanding channel lain yang sedang berkembang cepat.

Di sisi lain, TikTok Shop x Tokopedia (TxT) muncul sebagai channel dengan pertumbuhan paling agresif, mencapai +96% YoY. Artinya, sebagian besar pertumbuhan baru di pasar Personal Care saat ini mulai bergeser ke channel tersebut.
Hal ini menunjukkan bahwa Shopee bukan tidak lagi menguntungkan, tetapi momentum pertumbuhan terbesar tidak lagi hanya berada di sana.

Double Date Jadi Mesin Growth Baru

Dari sisi campaign, Double Date terbukti menjadi event paling efektif di kategori Personal Care dengan pertumbuhan +39.76% YoY. Angka ini bahkan lebih tinggi dibanding BAU (+35.71%) dan Payday (+30.06%). Menariknya, performa Double Date bukan cuma sekadar naik, tapi juga menunjukkan konsistensi sebagai momentum bulanan yang paling “impactful” untuk mendorong penjualan di kategori ini.

Hal ini mengindikasikan bahwa strategi promosi berbasis event-driven marketing atau momentum tanggal kembar semakin krusial, karena konsumen cenderung lebih responsif terhadap penawaran yang terikat waktu tertentu.

Dengan kata lain, brand yang mampu memaksimalkan Double Date berpotensi mendapatkan uplift penjualan yang jauh lebih besar dibanding campaign reguler.

Kategori yang Paling Tumbuh di 2026

Beberapa kategori mencatat lonjakan signifikan di 2026, menunjukkan pergeseran perilaku konsumen di pasar Personal Care:

  • Hand Mask → +3.486%
  • Bath Bomb → +616%
  • Body Whitening Products → +307%


Ketiganya tidak hanya tumbuh dari sisi GMV, tetapi juga mengalami kenaikan posisi yang cukup agresif hingga naik 9 peringkat dalam setahun. Hal ini menandakan bahwa kategori-kategori tersebut bukan lagi niche kecil, tetapi mulai masuk ke arus utama konsumsi Personal Care.

Fenomena ini juga menunjukkan adanya pergeseran preferensi konsumen, dari produk yang sifatnya basic dan fungsional, menjadi produk yang lebih:

  • Spesifik dalam kebutuhan (targeted self-care)
  • Lebih estetik dan experience-driven
  • Lebih sering dikaitkan dengan ritual perawatan diri, bukan sekadar kebutuhan harian


Dengan kata lain, pertumbuhan ini bukan hanya soal angka, tetapi juga perubahan cara konsumen memaknai produk Personal Care itu sendiri.

Parfum Jadi Kategori Paling Dominan

Parfum jadi kategori paling dominan, menyumbang hampir 40% dari total pertumbuhan GMV Personal Care.
Strateginya? Jadi Juragan ROYAL. Kategori parfum memberikan rata-rata diskon paling besar, hingga 24.3%, naik sekitar +7% dibanding tahun sebelumnya.

Artinya, growth Parfum bukan cuma datang dari demand pasar, tapi juga dari agresivitas promo brand yang jauh lebih berani dibanding kategori lain. Di sisi brand, Mykonos, Scarlett Whitening, dan Octarine menjadi beberapa pemain yang paling konsisten mendorong performa kategori ini, baik dari sisi volume maupun strategi promo yang agresif di berbagai campaign.

Bingung ngumpulin data untuk strategi marketing brand kamu? Klik di sini untuk lihat data yang bisa bantu kamu boost performa di 2026!