Bedak tabur menjadi salah satu kategori yang paling kompetitif di pasar beauty. Dari total GMV beauty sebesar Rp601,8 miliar, segmen loose powder alias bedak tabur menyumbang Rp243,9 miliar atau sekitar 40,5%. Lalu, brand bedak mana yang paling ramai dibeli sepanjang tahun?
Bedak Tabur Jadi Andalan dalam Rutinitas Makeup
Popularitas bedak tabur tidak lepas dari karakternya yang ringan, mudah diaplikasikan, dan cocok untuk berbagai jenis kulit. Konsumen lebih selektif memilih bedak tabur terbaik yang mampu mengontrol minyak berlebih. Tren ini memicu persaingan ketat antar brand, khususnya di segmen bedak lokal yang semakin agresif menghadirkan inovasi formula dan klaim yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Persaingan di Puncak yang Semakin Tipis
Di jajaran teratas, Make Over masih memimpin pasar bedak tabur. Namun, jaraknya dengan Somethinc semakin menyempit. Selisih market share keduanya hanya sekitar 1,2%; ini membuat posisi puncak sangat rentan berubah.
Pasar bedak tabur terbaik belum dikuasai satu brand secara mutlak. Setiap inovasi, kampanye, atau preferensi konsumen bisa menggeser posisi secara langsung.
Top 10 Brand Bedak Tabur
Di luar dua nama tadi, brand lain di Top 10 loose powder terus berebut perhatian konsumen. Persaingan ketat ini menandakan bahwa pasar bedak tabur masih terbuka, baik bagi brand lama maupun pendatang baru.
Bagi konsumen, situasi ini menghadirkan lebih banyak pilihan bedak dengan beragam harga dan klaim. Di sisi brand, kondisi ini menegaskan pentingnya strategi produk dan positioning yang tepat untuk memenangkan pasar.
Ingin Tahu Data Lengkap Top 10 Bedak Tabur?
Dapatkan insight mendalam tentang penjualan bedak tabur, pergerakan market share, dan performa brand di dashboard Markethac. Klik di sini untuk subscribe.
