Tren Home Cafe Bikin Penjualan NESCAFÉ Naik? Ini Fakta Data Marketplace 2026

Food and Beverage
•
•
Monday, Jul 20, 2026
Tren Home Cafe Bikin Penjualan NESCAFÉ Naik? Ini Fakta Data Marketplace 2026
Source: https://markethac.id

Tren home cafe sempat menjadi gaya hidup baru masyarakat Indonesia. Berbagai konten resep kopi rumahan membanjiri TikTok dan Instagram, mendorong banyak orang mencoba membuat minuman ala kafe dari rumah. Selain lebih hemat, aktivitas ini juga dianggap praktis karena hanya membutuhkan beberapa bahan sederhana.

Salah satu produk yang paling sering muncul dalam berbagai resep tersebut adalah NESCAFÉ, khususnya varian Classic dan Ice Roast. Namun, apakah tren tersebut benar-benar berdampak pada penjualan NESCAFÉ di marketplace? Data MarketHac menunjukkan hasil yang cukup menarik.

Tren Home Cafe Dorong Pertumbuhan Kategori Kopi

Saat tren home cafe memuncak pada Mei 2025, kategori kopi di marketplace ikut mengalami lonjakan hingga mencapai Rp184,8 miliar. Fenomena ini menunjukkan bahwa viralnya resep kopi rumahan berhasil meningkatkan minat masyarakat terhadap kategori kopi secara keseluruhan, bukan hanya pada satu merek. 

Meski demikian, meningkatnya minat konsumen juga membuat persaingan tidak hanya antarbrand namun juga antar varian dari brand yang sama juga menjadi semakin ketat.

NESCAFÉ Ice Roast Mulai Menggeser Classic

Selama bertahun-tahun, NESCAFÉ Classic menjadi varian utama bagi konsumen. Namun pada 2026 terjadi perubahan perilaku yang cukup menarik.

Berdasarkan data penjualan unit, NESCAFÉ Ice Roast berhasil mengungguli NESCAFÉ Classic sepanjang 2026. Pada Juni 2026 misalnya, Ice Roast menguasai 40,46% pangsa penjualan unit, sementara Classic berada di 32,05%. 



Meski demikian, jika melihat kontribusi penjualan secara keseluruhan pada bulan April-Juni di tahun 2025 dan 2026, NESCAFÉ Classic masih menjadi varian dengan kontribusi terbesar terhadap performa brand. Hal ini menunjukkan bahwa Classic tetap memiliki basis pelanggan yang loyal, meskipun Ice Roast berkembang lebih cepat.

Penjualan Belum Pulih Dibanding Tahun Sebelumnya

Walaupun tren home cafe masih berlangsung, penjualan kedua varian utama NESCAFÉ ternyata belum mampu melampaui performa tahun sebelumnya. Rata-rata penjualan unit NESCAFÉ Classic turun sekitar 44,13% dibanding periode yang sama pada 2025. 

Sementara itu, NESCAFÉ Ice Roast juga mengalami penurunan, tetapi lebih ringan, yaitu sekitar 21%. Artinya, minat terhadap Ice Roast masih lebih terjaga dibanding Classic.

Efek Viral Tidak Selalu Bertahan Lama

Data menunjukkan bahwa tren home cafe memang berhasil meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap kategori kopi. Namun, efeknya tidak selalu berujung pada pertumbuhan penjualan yang berkelanjutan.

Di satu sisi, NESCAFÉ Ice Roast berhasil mencuri perhatian dan bahkan mengungguli Classic dari sisi penjualan unit sepanjang 2026. Di sisi lain, baik Classic maupun Ice Roast masih mencatat penurunan penjualan dibanding tahun sebelumnya, menandakan bahwa viralitas di media sosial lebih efektif menciptakan lonjakan jangka pendek daripada pertumbuhan jangka panjang.

Bagi brand, temuan ini menjadi pengingat bahwa mengikuti tren memang penting, tetapi mempertahankan penjualan tetap membutuhkan inovasi produk, strategi distribusi, dan pemahaman yang lebih dalam terhadap perubahan perilaku konsumen.

Ingin mengetahui tren marketplace lainnya berdasarkan data terbaru? Klik di sini dan temukan insight lengkap bersama MarketHac.