Pasar susu kental manis kaleng sedang menghadapi tantangan besar. Dalam beberapa bulan terakhir, tren penjualannya menurun cukup tajam. Menariknya, tidak semua brand ikut terbawa arus ini. Ada satu brand yang justru berhasil mencuri perhatian dengan performanya yang konsisten, bahkan ketika kompetitor lain mulai melemah. Kira-kira, siapa ya ranking 1 di market susu kental manis? Yuk, kita kupas datanya!.
Trend Perolehan GMV Susu Kental Manis Mei - Juli 2025
Pasar susu kental manis tampaknya belum mampu bangkit. Selama tiga bulan, penjualan susu kental manis menurun dari Rp9,8 miliar di Mei 2025 menjadi Rp9,5 miliar di Juni. Di bulan berikutnya, GMV kembali merosot ke Rp9 miliar. Produk tersebut gagal pulih, kemungkinan dipengaruhi oleh faktor musiman.
Brand yang Rajai Susu Kental Manis
Meski pasar susu kental manis tengah melambat, Frisian Flag justru melaju kencang dan menguasai market. Dengan pangsa pasar 30%, Frisian Flag meninggalkan para pesaingnya jauh di belakang.
Susu Kental Manis vs Susu Evaporasi
Pasar susu dikuasai oleh susu kental manis (SKM). Dengan share 81%, SKM jauh lebih diminati konsumen dibanding susu evaporasi yang hanya meraih 18%. Artinya, susu evaporasi masih membutuhkan edukasi agar semakin dilirik konsumen.
Kemasan dan Ukuran yang Dipilih Konsumen
68% konsumen lebih memilih susu kental manis (SKM) dalam bentuk satuan. Namun, dari sisi ukuran, SKM 201–600 ml menjadi favorit dengan share 40%. Brand dapat menargetkan pelaku UMKM yang menggunakan SKM sebagai bahan baku dalam produk mereka.
Ingin Data Susu Kental Manis Lebih Detail? Cek di Markethac!
Pelajari lebih dalam performa brand susu kental manis terkemuka, GMV, hingga strategi harga di Markethac! Dashboard kami menyajikan data penjualan e-commerce yang lengkap di berbagai kategori dan channel sebagai panduan kamu untuk menyusun strategi yang lebih tajam. Daftar demo Markethac sekarang, dan mulai ambil keputusan berbasis data!
Klik di sini untuk daftar demo.
