Skip to content

Ready to win in 2027? Start early

11 Snack Terlaris: JetZ Mempimpin Berkat Kolaborasi Hearts2Hearts?

jetz x hearts2hearts

Pada 1 Agustus 2026, Jet-Z mengumumkan girl group K-pop Hearts2Hearts sebagai Brand Ambassador terbaru mereka. Kolaborasi ini langsung menarik perhatian, terutama dari penggemar K-pop yang dikenal aktif mendukung brand pilihan idolanya.

Namun, apakah popularitas Hearts2Hearts benar-benar membawa dampak terhadap penjualan Jet-Z?
Menariknya, setelah pengumuman tersebut, penjualan Jet-Z justru meningkat ketika pasar makanan ringan sedang mengalami penurunan.

Melalui data e-commerce MarketHac, yuk intip bagaimana performa Jet-Z sebelum dan sesudah menggandeng Hearts2Hearts, sekaligus melihat tren pasar snack dan marketplace yang paling banyak menyumbang penjualan.

Pasar Snack Lagi Lesu, Penjualan Jet-Z Justru Naik

Agustus 2026 menjadi bulan yang menarik bagi Jet-Z. Setelah Hearts2Hearts diumumkan sebagai Brand Ambassador, GMV Jet-Z tumbuh 12,59% dibandingkan Juli, meskipun pasar snack secara keseluruhan sedang mengalami penurunan.

Performa ini menunjukkan bahwa Jet-Z berhasil mencatat pertumbuhan di tengah kondisi kategori yang sedang melemah. Namun, tren tersebut berubah pada September.

Ketika GMV pasar snack melonjak 86,74%, penjualan Jet-Z justru turun 2,85% dibandingkan Agustus.
Perbedaan ini memperlihatkan bahwa pertumbuhan Jet-Z pada Agustus belum berlanjut secara konsisten pada bulan berikutnya.

Meski kenaikan penjualan terjadi setelah pengumuman Hearts2Hearts, data ini belum cukup untuk memastikan bahwa kolaborasi tersebut menjadi penyebab utamanya. Faktor seperti promosi, distribusi, dan aktivitas penjualan juga perlu diperhatikan.

Mau Jualan Keripik? TikTok x Tokopedia Pimpin Nilai Penjualan

Selain melihat performa brand, penting juga memahami marketplace mana yang paling potensial untuk kategori makanan ringan.

Berdasarkan data MarketHac, TikTok x Tokopedia menyumbang 55,53% dari total GMV kategori snack yang dipantau.

Angka ini menjadikannya channel dengan kontribusi nilai penjualan terbesar. Sementara itu, Shopee unggul dari sisi jumlah produk yang terjual. Artinya, meskipun lebih banyak produk snack terjual di Shopee, nilai transaksi yang dihasilkan TikTok x Tokopedia lebih besar. 

Perbedaan ini bisa menjadi pertimbangan bagi brand makanan ringan dalam menyusun strategi penjualan. TikTok x Tokopedia berpotensi menjadi channel penting untuk mengejar nilai penjualan, sementara Shopee tetap menarik untuk menjangkau pembeli dalam jumlah besar.

Namun, untuk mengetahui channel paling efektif bagi Jet-Z secara khusus, diperlukan data distribusi penjualan Jet-Z per marketplace.

Baca juga: 10 Produk Makanan Ringan Terlaris yang Diburu di Ecommerce

Setelah Gandeng Hearts2Hearts, Ranking Jet-Z Naik 10 Peringkat

11 Snack Terlaris: JetZ Mempimpin Berkat Kolaborasi Hearts2Hearts?

Posisi Jet-Z dalam persaingan brand snack juga mengalami perubahan cukup besar.

Pada Juli 2026, Jet-Z berada di peringkat ke-21 berdasarkan GMV. Setelah pengumuman Hearts2Hearts sebagai Brand Ambassador pada Agustus, Jet-Z berhasil naik 10 posisi ke peringkat ke-11. Kenaikan ini menunjukkan bahwa performa Jet-Z membaik dibandingkan brand lain dalam kategori yang sama pada periode tersebut.

Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama. Pada September, Jet-Z kembali turun ke peringkat ke-22, bersamaan dengan penurunan GMV brand sebesar 2,85%.

Di saat yang sama, pasar snack justru mengalami pertumbuhan besar. Hal ini menunjukkan bahwa Jet-Z belum mampu mempertahankan posisi relatifnya ketika penjualan kategori meningkat.

Apakah Hearts2Hearts Berhasil Mendongkrak Penjualan Jet-Z?

Dari data e-commerce, ada tiga temuan menarik setelah Jet-Z menggandeng Hearts2Hearts:

  • GMV Jet-Z naik 12,59% pada Agustus, ketika pasar snack sedang melemah.
  • Ranking Jet-Z melonjak dari posisi 21 ke 11, sebelum kembali turun ke posisi 22 pada September.
  • GMV Jet-Z turun 2,85% pada September, meskipun pasar snack tumbuh 86,74%.

Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan performa Jet-Z pada bulan pertama setelah pengumuman kolaborasi, tetapi pertumbuhannya belum bertahan hingga September.

Kolaborasi dengan figur populer seperti idol K-pop dapat menjadi salah satu cara brand menarik perhatian pasar. Namun, untuk mengukur keberhasilannya, brand juga perlu melihat apakah perhatian tersebut diikuti pertumbuhan penjualan yang berkelanjutan.

Baca juga: Gandeng Hearts2Hearts, Penjualan Joyday Ikut Melonjak?

Apakah Campaign Brand-mu Berdampak ke Penjualan?

Dengan MarketHac, kamu bisa memantau pertumbuhan penjualan, perubahan ranking brand, dan performa kompetitor di berbagai marketplace melalui data e-commerce. Dapatkan insight lengkap seputar industri FnB, seperti data camilan, kopi, biskuit, dan produk-produk lainnya.

Klik di sini untuk mendapatkan data penjualan lengkap.

Bagikan Berita Ini


Terbaru di E-Commerce

Berita lainnya

Masukan untuk berita ini

Kedua kolom wajib diisi.